Bertarung dengan Pikiran, Xavi Nyaris Pensiun

RIO DE JANEIRO – Musim panas lalu, Xavi Hern├índez mengungkapkan bahwa dirinya pernah galau. Pikirannya pun berkecamuk terkait opsi menutup karier. Bukan, bukan gantung sepatu dari sepakbola, melainkan dari tim nasional Spanyol.
 
Ya, pikiran untuk pensiun dari La Furia Roja pernah timbul di kepalanya – tepatnya usai Spanyol mempertahankan gelar Euro untuk kedua kalinya 2012 silam. Namun Xavi mengaku sempat terbantu membuat keputusan untuk tetap bertahan ketika berbicara secara personal dengan entrenador Vicente del Bosque.
 
"Ya, saya sempat berpikir tak melanjutkan karier dengan tim nasional. Awalnya saya bilang kepada Del Bosque bahwa saya ingin pensiun. Del Bosque bertanya apakah saya tidak bahagia. Saya pun kian kepikiran dalam waktu yang lama," beber Xavi, seperti dilansir Football-Espana, Jumat (21/6/2013).
 
"Lalu dia bilang: 'Tidak, Tidak, Anda harus tetap ikut ke Piala Dunia di Brasil. Apa jadinya jika Anda tak bermain di sana?' Saya bilang, saya akan berlibur untuk memikirkannya dan membicarakannya lagi dengan keluarga, kekasih dan teman-teman saya," sambungnya usai memperkuat Spanyol kontra Tahiti di Piala Konfederasi.
 
Mediocampista yang juga bernaung bersama Barcelona itu mengaku pikiran untuk pensiun tidak hanya didorong dari diri sendiri, melainkan juga peran dari sejumlah kritik yang datang padanya. Kritik dari sejumlah pihak kala Xavi dianggap sudah mulai tak dibutuhkan di skuad Spanyol
 
"Pikiran itu muncul lebih karena kritik, ketimbang perasaan pribadi. Saya pikir: 'sudah cukup, kami sudah bermain baik dan mencapai final Euro'. Saya juga mendengar hal-hal buruk tentang saya," lanjut Xavi.
 
"Saya juga berpikir: 'Orang-orang telah bosan dengan Anda. Sudah waktunya pensiun Xavi'. Tapi kami memenangkan Euro dan saya pun berpikir lagi dan berkata: 'Anda tahu? Perasaan saya sedang senang dan saya cukup kuat. Saya akan meneruskan (membela) timnas sampai Piala Dunia'," imbuhnya.
 
Satu hal lain yang sempat menguatkannya untuk pensiun adalah kondisi cedera Achilles yang dideritanya, dirasa belum pulih sempurna hingga kini. Belum lagi mengingat usianya yang kian senja. Namun pada akhirnya, Xavi tak kehilangan spirit untuk tetap mengenakan jersey kebesaran La Roja.
 
"Saya mengira saat itu saya takkan bisa berjalan normal lagi. jika bukan karena Dr. Ramon Cugat, saya takkan ada di sini. Dia mengembalikan hidup saya. Usia saya juga kian menua, tapi saya merasa masih banyak laga untuk dimainkan. Saya sudah mengoleksi 700 laga untuk Barca dan hampir 125 caps untuk Spanyol. Itu capaian karier yang besar," tandas Xavi.
(raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/06/21/51/825246/bertarung-dengan-pikiran-xavi-nyaris-pensiun