Kasus Pajak Messi Ditutup?

BARCELONA – Lionel Messi dan ayahnya akan membayar 15 juta euro atau Rp 194 miliar kepada otoritas pajak Spanyol guna menghentikan kasus penggelapan pajaknya di pengadilan.
 
Baik Messi maupun ayahnya sebenarnya harus menghadiri sidang perdana di Pengadilan Gava, Catalan, pada 17 September mendatang.
 
Sidang tersebut mengagendakan permintaan keterangan dari keduanya terkait mangkir dari kewajiban membayar pajak image rights sebesar 4,1 juta euro atau Rp 53 miliar.
 
El Periodico pada Kamis (27/6/2013) kemarin menulis bahwa Messi dan perwakilannya telah mencapai kesepakatan dengan otoritas pajak Spanyol guna menghentikan kasus tersebut.
 
Pekan lalu, Messi juga dikabarkan sudah membayar dana tambahan 10 juta euro atau Rp 129 miliar guna menutup image rights tahun 2010 dan 2011. Ini berarti, total uang yang didapat otoritas pajak Spanyol mencapai 30 juta euro atau Rp 376 miliar.
 
Andai Messi dan ayahnya dinyatakan bersalah, mereka terancam kurungan lima tahun penjara. Namun, kasus semacam ini di Spanyol amat jarang berakhir di hotel prodeo.
 
Pesepakbola lain yang pernah bermasalah dengan pembayaran pajak di Negeri Matador seperti Luis Figo, Davor Suker, hingga petenis putri Arantxa Sanchez-Vicario juga mampu menyelesaikan kasus semacam ini tanpa perlu merasakan dinginnya sel penjara.
 
Messi yang kini tengah berada di Senegal guna mengampanyekan bahaya malaria di kalangan anak-anak negara tersebut selalu membantah bila dirinya menggelapkan pajak.
 
Seperti dikutip Forbes, Messi yang akan berulang tahun ke-26 pada 24 Juni mendatang berada di urutan ke-10 sebagai olahragawan berpendapatan tertinggi di dunia dengan 31,6 juta euro atau Rp 408 miliar.
 
16 juta euro atau Rp 208 miliar diantaranya berasal perusahaan seperti Adidas, Danone, Banc Sabadell, Pepsi, Telefonica, hingga Konami.
 
Perbarui informasi sepakbola Anda di
(auz)
source : http://bola.okezone.com/read/2013/06/28/46/828820/kasus-pajak-messi-ditutup