Lawan Fokus Bertahan, PSM Mengaku Kesulitan

MAKASSAR – Petikan kemenangan PSM Makassar mengatasi Persija FC 1-0 di Stadion Mattoanging, Makassar, Sabtu (22/6/2013) malam disyukuri oleh pelatih caretaker Imran Amirullah.
 
"Terus terang 30 menit pertama PSM dalam kesulitan karena lawan cuma fokus bertahan dan konsentrasi di pertahanan. Itu yang membuat kita sangat kesulitan," tutur Imran kepada wartawan usai laga.
 
Jalan buntu di setengah jam durasi pertandingan itu membuat asisten pelatih yang menempati kursi kosong Petar Segrt tersebut mengubah pola permainan. Skema sejak kick-off yang berbentuk 4-3-3, pada 45 menit paruh kedua berubah 4-4-2.
 
"Saya coba ubah taktik supaya bisa saya manfaatkan sisi sayap. Bola-bola crossing maupun trekbal itu yang kita manfaatkan. Tapi mereka (Persija FC) juga sangat disiplin dalam hal penjagaan antarpemain. Itu yang utama jadi kesulitan PSM," lanjut Imran.
 
Diakuinya, skema itu berganti tanpa perubahan pemain. Sayap kiri Qifly Tamara didorong mundur untuk berperan menjadi gelandang kiri. Sementara Kaharuddin – yang akhirnya menciptakan gol di menit 83 – juga dimundurkan berduet sebagai gelandang di sisi kanan dengan Kurniawan.
 
"Di situ saya lihat mulai ada momen. Tapi saya juga tidak buru-buru mengganti karena sebenarnya kita berhasil dalam taktik cuma lawan konsentrasi bertahan. Nah, di menit 75 saya masukkan lagi Fadli sebab Fadli punya kecepatan dalam dribel. Itu yang saya inginkan," Imran membeberkan pola yang dia terapkan kepada para pemain di tengah lapangan.
 
"Kenapa Qifly tidak terlalu cepat saya ganti? Karena dia punya syuting (tendangan) dan heading (sundulan). Ini yang kita manfaatkan. Tapi kita tidak mendapat gol. Jadi kemudian saya ubah taktik kami," pungkas Imran. (min)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/06/23/49/826151/lawan-fokus-bertahan-psm-mengaku-kesulitan