Pondasi Kokoh Persik

KEDIRI – Persik Kediri telah membangun pondasi kokoh di babak 12 besar Divisi Utama. Di pertandingan perdana menjamu Perseta Tulungagung di Stadion Brawijaya, Jumat (28/6) malam, Persik mencatat kemenangan besar dengan empat gol tanpa balas. Ini modal awal yang jelas sangat berharga.
 
Pertandingan yang disaksikan belasan ribu Persikmania tersebut memang menunjukkan perbedaan kelas antara Persik dan Perseta. Gol yang diceploskan Oliver Makor (dua gol), Faris Aditama dan Elhadji terlalu mudah melesak ke jala Perseta. Kendati begitu, Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo ternyata belum sepenuhnya puas.
 
Aris masih menginginkan pemainnya menaikkan level permainan karena tiga pertandingan berikutnya dilakukan di luar kandang. Jika tidak menaikkan mutu performa, dia khawatir perjalanan di babak 12 besar bakal terganggu. "Kami memiliki potensi lebih untuk sekadar menang empat gol," cetusnya dihubungi Sabtu (29/6).
 
Maksudnya, Aris menilai Persik memiliki kesempatan menambah gol lebih banyak lagi jika pemainnya tak membuang banyak peluang. Pelatih yang dulunya salah satu pemain legendaris Persik Kediri ini ingin melihat timnya selalu bermain dengan potensi terbaik selama babak 12 besar.
 
"Hanya ada enam pertandingan. Artinya kami harus bisa memanfaatkan tiap pertandingan dengan permainan terbaik. Secara umum saya senang tim bisa menang, tapi sebenarnya kemampuan masih bisa ditingkatkan. Ini akan menjadi evaluasi lagi," papar Aris.
 
Persik kembali menunjukkan ketangguhan lini tengah dibanding lini depan. Empat gol yang bersarang ke jala Perseta diciptakan pemain tengah (Oliver Makor dan Faris Aditama) serta pemain belakang (Elhadji). Sedagkan lini depan yang sempat moncer di akhir fase grup, kembali mandul.
 
Aris memang pantas kurang puas jika mengingat setelah ini timnya bakal melakoni tiga laga away berturut. Persik bakal berkunjung ke markas Persisko Tanjabar pada 3 Juli, PSCS Cilacap pada 8 Juli, serta Perseta Tulungagung pada 19 Agustus. Fase inilah yang bakal menentukan perjalanan Persik.
 
Tim asal Kota Tahu tidak bisa hanya dengan mengandalkan kemenangan di kandang untuk aman ke babak semifinal. "Satu pertandingan kandang sudah kami amankan. Sekarang saatnya konsentrasi untuk pertandingan tandang yang pastinya bakal jauh lebih sulit," tuturnya.
 
Menghadapi Persisko Tanjabar, Persik masih diunggulkan jika melihat tren di Divisi Utama musim ini. Persik memiliki kekuatan mental yang sangat memadai dan tidak pernah kalah di pertandingan away sekalipun. Namun Aris tidak ingin selalu melihat ke belakang.
 
Dia bakal membawa timnya fokus ke pertandingan selanjutnya tanpa melihat rekor yang sudah dicatat sejak fase grup lalu. Alasannya, kualitas kontestan di babak 12 besar jauh lebih berat dibanding fase grup dan semuanya serius demi kesempatan promosi ke Indonesia Super League (ISL).
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/06/30/49/829598/pondasi-kokoh-persik