Rumaropen Langgar Sanksi PSSI?

JAKARTA - Pesepakbola Persiwa Wamena, Pieter Rumaropen terindikasi melanggar jeratan sanksi satu tahun yang menjeratnya akibat tindakannya memukul ofisial wasit. Namun belakangan dikabarkan, Rumaropen aktif kembali di dunia sepakbola.

Dari info yang tersiar, Rumaropen terlihat berada bersama rombongan tim Persiwa Wamena di bangku cadangan kala tim asal Papua melakoni partai kontra Barito Putra, pekan lalu. Padahal Rumaropen masih terjerat sanksi larangan beraktivitas dalam dunia sepakbola sekurang-kurangnya satu tahun.

Hukuman itu merupakan hasil sanksi yang sudah diringankan Komisi Disiplin dari keputusan awal di mana Rumaropen, sempat diputuskan dilarang aktif lagi seumur hidup. Namun Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Boboy, mengaku belum tahu.

"Saya belum tahu itu. Jika yang disebutkan tadi ada di pertandingan, harusnya tim Pengawas Pertandingan (PP) yang memberi informasi. Itu ada aturannya di kode disiplin. Ada juga di manual liga. Jika pemain yang terhukum, dilarang terlibat di bagian tim. Wasit juga harusnya tahu," tutur Tigor, Senin (24/6/2013).

Tak hanya menjadi bagian tim, Rumaropen juga dikabarkan melakukan aktivitas bersama tim Persiwa U-21. Tigor menyatakan, jika sudah seperti itu, bukan lagi menjadi ranah untuk diurusi PT Liga, melainkan akan di bawa ke komisi disiplin PSSI.

"Kalau mengurusi Persiwa U-21, itu wilayahnya PSSI. Liga itu hanya perwakilannya PP. jika dia terbukti terlibat, maka kami akan menyurati PSSI karena dalam keadaan terhukum, masih menjalankan aktivitas di sepakbola," tuntas Tigor. (acf)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/06/24/49/826989/rumaropen-langgar-sanksi-pssi