Daya Tahan Habis, Arema Meringis

MAKASSAR - Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Begitulah gambaran derita kekalahan telak yang harus ditanggung Arema Indonesia FC tatkala bertandang ke Stadion Mattoanging, kandang PSM Makassar, Minggu (7/7/2013).

Lima gol menggetarkan jaring gawang yang dijaga Agus Salim menjadi mimpi buruk bagi tim berjuluk Singo Edan. Daya tahan fisik tim tamu yang buruk dihukum hujan gol tuan rumah.

Pertandingan terakhir kedua kesebelasan di putaran pertama Indonesia Premier League (IPL) 2013-14 berjalan tidak terlalu mengesankan. Satu kali pun tak ada kesempatan buat Putut Waringin Jati dkk mengancam gawang PSM yang dilindungi Deny Marsel.

Usai laga, dua ofisial Arema Indonesia FC angkat bicara. Pelatih Abdul Rahman Gurning dan Manajer Haris Fambufy mengemukakan alasan bahwa jadwal mepet meruntuhkan stamina skuad mereka. Dikeluhkan, beberapa pemain terpaksa harus dirawat di rumah sakit akibat kondisi fisiknya menjadi lemah.

"Secara keseluruhan – yang paling utama – kami terlalu kelelahan. Khususnya kelelahan dalam perjalanan. Bahkan, kami dari Yogyakarta ke Surabaya itu naik bus baru naik pesawat lagi (ke Makassar)," ungkap Coach Gurning.

Gurning menyebutkan, pertandingan harus dimainkan anak-anak asuhnya tiada henti sejak 1, 3, dan 7 Juli. Satu pekan menjalani tiga pertandingan berantai, tak ayal lagi rasa capai mendera para pemain.

"Anak-anak (pemain-Red) memang cukup lelah, (tapi) terbukti di babak pertama kami masih mengimbangi, masih bisa menahan sampai menit-menit akhir babak pertama. Akhirnya di babak kedua kami hancur karena memang pemulihan pemain sangat-sangat kurang dan stamina pemain yang sangat menurun," tukas Gurning seraya menjanjikan untuk putaran kedua nanti timnya akan dibenahi, terutama di lini pertahanan.

Ditanya soal penampilan kipernya, Gurning menjawab bahwa Agus Salim baru kali ini bermain dalam pertandingan resmi di bawah gawang Arema FC. Sementara Ade Mochtar yang biasanya menjadi penjaga gawang utama masih terkendala cedera paha.

Sementara Manajer Fambudy optimis bisa membalas kekalahan dari PSM di Malang pada putaran kedua mendatang.

"(Pemain di) opname (di rumah sakit) dua orang, Putut sama (Ahmad) Junaidi. Tapi tadi Putut main maksimal dan Junaidi juga begitu. Cuma kami ingin main bola, tapi tenaga tidak maksimal itu (jadi) masalahnya. Mungkin kami nanti di putaran kedua akan menambah 3 sampai 5 pemain," tuntas Fambudy. (acf)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/07/07/49/833273/daya-tahan-habis-arema-meringis