Lain Demba Ba Lain Muntari

Ratusan fans Newcastle United bernyanyi-nyanyi penuh semangat di sebuah bagian tribun Stadion St James Park, saat timnya menghadapi Manchester United pada Januari 2012. "Demba mencetak 16 gol sejak Ramadan, dan sepertinya dia belum puas, " begitu kira-kira satu baris liriknya.
 
Di pertandingan lain, para suporter bernyanyi mengulang-ulang lirik itu. Hanya angka gol yang mereka ganti-ganti setiap sepenggal lirik itu diulang. Sampai mereka bernyanyi, " Demba mencetak 20 gol selama Ramadan, dan sepertinya ia belum puas." liriknya kemudian mereka tambah dengan "dededddd dd dddd... dddddd..dddd...Demba." jika sebelumnya hanya tepuk-tepuk tangan, suporter jingkrak-jingkrakkan di bagian akhir lagu.
 
Lirik koor itu sering mereka nyanyikan bersama-sama di mana pun mereka suka . Saat dalam perjalanan di kereta bawah tanah untuk menuju stadion, di jalan-jalan, apalagi di dalam stadion.
Demba Ba merupakan salah satu pemain muslim yang pernah merumput di Newcastle United, sebelum bergabung dengan Chelsea. Latar belakangnya itu menjadi inspirasi fans membuat chants khusus untuk menghormatinya.
 
Di Newcastle, Demba memang terang-terangan mengungkapkan tak mau meninggalkan ibadah puasanya saat Ramadan, sekalipun tenaganya dibutuhkan pada hari pertandingan. Prinsipnya sederhana. "Kalau permainan saya buruk, tarik saja keluar dari lapangan."
 
Syukur, fans Newcastle United tak keberatan. Mereka tetap melihat striker kelahiran Prancis yang memilih membela Timnas Senegal itu, tetap tajam dan enerjik.
 
Padahal, di awal kedatangannya di Newcastle Alan Pardew sempat mengkritiknya sebagai pemain yang lambat tampil bagus saat mengawali musim." Dalam pandangan saya, itu karena Ramadan," katanya. Kala itu, awal musim 2011 Premier League memang bertepatan dengan bulan puasa.
Gol pertamanya di musim itu memang tidak tercipta selama Ramadan. Ba baru sukses menjebol gawang lawan saat menghadapi Blackburn Rovers, 24 September 2011, hampir satu bulan setelah Lebaran.
 
Tapi awal musim selanjutnya, yang bertepatan dengan bulan puasa, Demba Ba tak butuh waktu lama untuk mendulang simpati. Di laga perdana menghadapi Tottenham Hotspur, Demba mencetak gol pembuka yang membawa kemenangan skuad Hitam-Putih itu unggul 2-1. Gol-golnya pun terus mengalir setelah itu.
 
Manisnya simpati dari suporter akhirnya dirasakan Demba. Apalagi sikap fans Magpies pun menular pada fans Chelsea, klub yang kini dibelanya. Suporter London Biru juga punya chants khusus untuk Demba Ba.
 
" Dia berdoa 5 kali dalam sehari, dan bermain untuk Chelsea," begitu penggalan liriknya.
Lain Ba, lain nasib tiga pemain FSV Frankurt, Pa Saikou Kujabi, Coulibaly dan Oualid Mokhtari. Klub marah mengetahui ketiga pemain itu diam-diam berpuasa ketika pertandingan digelar.
 
Akibatnya, ketiganya dikenai surat teguran. Namun peristiwa pada 2009 itu membuat otoritas sepakbola di Jerman berusaha mencari solusi dengan berkonsultasi kepada sejumlah pemimpin Islam di Jerman.
 
Akhirnya pada 2010, Lembaga Pusat Muslim Jerman mengeluarkan fatwa bahwa para pemain yang bermain di liga profesional boleh tidak berpuasa saat Ramadan. Dan mereka bisa menggantikannya di waktu lain saat tidak ada pertandingan.
 
Para pelatih dan pihak klub di Eropa memang dibuat cemas dengan Ramadan. Dalam pandangan mereka yang kurang senang melihat para pemain tetap berpuasa, tindakan menghindari makan dan minum akan berdampak buruk pada stamina pemain. Padahal para pemain membutuhkan energi maksimal untuk melakoni liga yang berjalan dengan tensi tinggi.
 
Saat menukangi Inter Milan, Jose Mourinho mengaitkan penampilan tidak memuaskan Sulley Muntari, dengan puasa. Pemain asal Ghana itu tidak bertenaga sehingga harus ditarik keluar pada menit 28 saat Inter bermain imbang 1-1 melawan Bari. Mou menganggap Muntari bermain buruk karena sedang berpuasa. Komentar ini sempat mendapat kritik dari pemimpin organisasi-organisasi Islam di Italia. Tapi belakangan, Mou menganggap media salah mengartikan maksud ucapannya.
 
Dia menegaskan tidak bermaksud melarang Muntari untuk melaksanakan perintah agamanya.
Sikap Mourinho boleh jadi lebih lunak, tak setegas Steve Bruce saat menukangi Wigan Athletic 2007-2009. Bruce meminta pemainnya memilih, bermain atau puasa. Sikap Bruce ini membuat striker Amr Zaki sembunyi-sembunyi berpuasa.
 
" Dia paham tentang puasa saya, tapi dia tidak mengizinkan saya bertanding saat menjalankan puasa. Saya pilih berpuasa dan bermain dalam sejumlah pertandingan tanpa memberi tahunya. Dan saya bermain biasa saja tanpa masalah," ujarnya, dalam sebuah wawancara. " Saya berpuasa saat kami mengalahkan Newcastle 2-1. Saya mencetak satu gol dan semua senang dengan performa saya," ujarnya.
(fit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/07/10/419/835036/lain-demba-ba-lain-muntari