Soal Cavani, Presiden Napoli Anggap PSG Tak Beretika

NAPLES – Tawaran Paris Saint-Germain untuk striker Napoli, Edinson Cavani, bukan kepalang tingginya, dan menurut Presiden I Partenopei, Antonio de Laurentiis, hal itu tidak baik dalam etika berbisnis.
 
PSG diharapkan bisa menyelesaikan proses transfer Cavani dan mengumumkan kesepakatannya hari ini (16/7/2013). Les Parisiens membayar biaya klausul pembebasan kontrak Cavani yang senilai 63 juta euro.
 
"Tanpa klausul rilis kontrak Cavani, saya tidak akan dianggap menjual dia," kata De Laurentiis, seperti dilansir Goal, Selasa (16/7/2013). "Ini adalah masalah prinsip. Anda tidak bisa membeli segalanya karena itu tidak baik pada tingkat etika," lanjutnya.
 
"Masalah dengan klub-klub ini adalah bahwa mereka memiliki bisnis yang dijalankan oleh presiden yang akan rela membayar harga pemain yang absurd," ucapnya.
 
"Sedangkan untuk Cavani, setiap tahun saya harus meningkatkan harganya. Itu begitu tinggi, ke titik di mana itu lebih dari apa yang Bayern Munich buat untuk memenangkan Liga Champions," terangnya.
 
De Laurentiis merasa bila klausul pembebasan kontrak itu tidak ada, maka dia sama sekali tak berniat menjual pemain internasional Uruguay itu. Bahkan, sebelumnya dia tak menyangka ada klub yang benar-benar rela mengeluarkan 63 juta Euro untuk memboyong Cavani.
 
"Dia (Cavani) mulai menceritakan keinginan pergi, jadi saya menyuruhnya untuk mengajukan klausul rilis. Saya yakin Real Madrid, Manchester Cita, dan Chelsea tidak akan pernah menghabiskan 63 juta euro," tandasnya.
 
(win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/07/16/47/837517/soal-cavani-presiden-napoli-anggap-psg-tak-beretika