Stamina Elang Jawa Dikawatirkan Loyo

SLEMAN - PSS Sleman resmi meliburkan para pemainnya selama 10 hari, sejak 31 Juli sampai 10 Agustus untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya masing-masing. Dalam kondisi itu, Pelatih Elang Jawa Lafran Pribadi mengawatirkan kondisi kebugaran fisik Anang Hadi dkk.
 
Lafran mengatakan, selama liburan dikawatirkan para pemainnya kurang bisa menjaga kebugaran fisik. Dia pun memberi 'pekerjaan rumah' kepada tim besutannya agar selama liburan Lebaran. "Kalau tidak, stamina pemain pasti gampang ngedrop. Itu yang saya kawatirkan," katanya.
 
Kekawatiran pelatih yang meneruskan tugas Yusak Sutanto ini sangat beralasan. Pasalnya hanya berselang satu minggu, (18 Agustus) PSS sudah harus berjibaku melawan pemuncak klasemen sementara, Persenga Nganjuk di Stadion Anjuk Ladang Nganjuk. "Setelah kembali latihan, seminggu berikutnya harus bertandang ke markas Persenga," ujarnya.
 
Persenga tentu bukan lawan yang dianggap sebelah mata. Pada putaran pertama lalu, saat berlaga di Stadion Maguwoharjo Sleman, PSS hanya menang tipis 1-0 lewat gol Noh Alamshah dari titik putih pada menit ke-94. Ini menjadi indikasi tim yang berjuluk Singo Barong sulit dikalahkan, apalagi putaran kedua nanti bermain di kandangnya sendiri.
 
Lafran mengatakan, menghadapi tim kuat seperti Persenga membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima. "Untuk itu kebugaran fisik harus dijaga selama liburan," imbuhnya.
 
Menurut Lafran, selama latihan pada Ramadan ini sebenarnya kebugaran pemain sudah stabil. Dalam tiga kali uji coba melawan tim-tim lokal juga sudah terlihat lebih dominan menguasai jalannya laga karena didukung kondisi fisik yang prima.
 
"Saat latihan rutin sebenarnya sudah bagus staminanya, namun setelah menjalani libur 10 hari ke depan, saya kawatir. Pemain harus selalu berolahraga selama liburan di rumah. Itu PR yang saya berikan kepada pemain," jelasnya.
 
Sebenarnya gampang menjaga kondisi fisik tetap prima meski dalam masa liburan. Salah satunya dengan tetap menjalani olahraga ringan, seperti joging minimal selama 30 menit. "Agar badan tidak terasa kaku," imbuhnya.
 
Jika pemain diberi PR agar berlatih mandiri, pelatih juga memiliki PR tersendiri. PR tersebut adalah memaksimalkan umpan-umpan silang dan finishing touch. Lafran memiliki dua pekan untuk memutar otak agar dua kendala yang dihadapi tim besutannya bisa tuntas sebelum berduel melawan Persenga.
(Ridwan Anshori/Koran SI/raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/07/31/49/845532/stamina-elang-jawa-dikawatirkan-loyo