Stankovic: Ciao Inter!

MILAN – Musim 2012/2013 lalu, ternyata jadi musim pamungkas Dejan Stankovic berseragam Inter Milan. Kendati kontraknya masih tersisa semusim lagi, Stankovic dan Inter sendiri sudah sepakat untuk memutus kontrak gelandang yang akrab disapa Drago itu.
 
Stankovic merasa kariernya bersama La Beneamata sudah habis. Musim lalu saja, Stankovic hanya bermain 3 kali lantaran dihadang cedera berkepanjangan. Ketika cederanya pulih pun, Stankovic sudah kesulitan menembus tim utama lagi.
 
Akhirnya, Stankovic pun memutuskan memutus kontraknya dan disetujui oleh manajemen Inter. Soal pelabuhan barunya, memang belum ada kejelasan yang pasti. Namun Stankovic bahkan sudah mengucapkan selamat tinggal pada Inter beserta para fans, melalui surat terbuka yang ditulisnya di laman resmi klub, Minggu (7/7/2013):
 
Dear fans Nerazzurri,
 
Ini Drago yang berbicara dengan rasa emosional tapi juga dengan rasa hormat. Saya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Anda dengan layak, untuk semua yang sudah Anda berikan, termasuk rasa cinta, kepercayaan dan ketulusan.
 
Sepuluh tahun terakhir ini merupakan masa-masa terbaik dalam hidup saya. Saya tumbuh baik sebagai pribadi dan juga pesepakbola. Keluarga saya dan saya sendiri juga ingin berterima kasih pada keluarga Moratti. Saya ingin menyebut Presiden saya dengan khusus: dia memberi saya kesempatan mengenakan seragam Inter. Saya bahagia dan amat bangga, begitu pun dengan segala hal yang sudah saya menangkan bersama Inter.
 
Saya juga menikmati bermain bersama banyak pemain dan saya ingin mengucapkan selamat tingal kepada tiap-tiap dari Anda dengan surat ini, dengan kata-kata ini. Saya ingin Anda semua tahu bahwa Anda akan selalu ada di hati saya, meski saya tak bisa menyebut satu per satu nama-nama Anda.
 
Saya takkan pernah lupa hari pertama saya bergabung ke klub ini dan konferensi pers pertama saya bersama Presiden kehormatan Giacinto Fachetti, seorang yang luar biasa dalam segala hal. Foto yang saya miliki di kala itu adalah kenangan paling berharga. Hari itu menjadi hari pertama permulaan saya menjadi pemain Nerazzurri.
 
Pemikiran bahwa saya takkan melepaskan seragam Inter, membawa air mata tapi saya selalu bersikap jujur dan air mata ini benar-benar sungguhan. Sayangnya, dalam hidup ada saat-saat Anda harus move on dan melihat masa ke depan. Mereka-mereka yang mengenal saya, tahu bahwa saya selalu merasa bangga, saya selalu berusaha yang terbaik secara pribadi dan sebagai pesepakbola.
 
Selama masa-masa saya di Milan, saya bermain dengan beberapa pesepakbola hebat dan terutama, bersama pribadi-pribadi yang luar biasa. Sulit untuk menemukan kata-kata untuk berterima kasih pada mereka. Mengenakan seragam Inter selalu jadi kehormatan dan semoga mereka takkan pernah lupa. Saya takkan melupakan mereka, tak ada yang bisa menghapus kenangan-kenangan itu.
 
Dengan segenap hati yang terdalam,
 
Dejan Stankovic.
(raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/07/06/47/833078/stankovic-ciao-inter