Conte Sesali Kepergian Matri & Giaccherini

TURIN – Jelang ditutupnya bursa transfer musim panas ini, Juventus tak hanya kedatangan pemain baru, tapi juga kehilangan dua punggawa yang tentunya disesali allenatore Antonio Conte. Andai Juve tak punya masalah keuangan, Conte mengaku ingin mempertahankan keduanya.
 
Pemain pertama Juve yang mesti dilego adalah Emanuele Giaccherini yang digaet Sunderland seharga 7,5 juta euro dan baru-baru ini, Bianconeri juga mesti melepas Alessandro Matri ke AC Milan dengan tebusan 11 juta euro.
 
Mungkin yang paling tak bisa diterima Conte adalah kepergian Matri. Betapa tidak, di antara personel lini depan Juve, Matri punya koleksi gol tersubur jika dibandingkan dengan dua attaccante lainnya, Fabio Quagliarella dan Mirko Vucinic.
 
"Matri adalah penyerang dengan gol terbanyak di klub selama dua musim ini. Bicara teknis, saya tak pernah mengharapkan penjualannya, begitupun dengan Giaccherini. Tapi Milan membuat tawaran. Saya takkan mau mengorbankannya jika kami tak terkena krisis ekonomi," ungkap Conte.
 
"Seorang pelatih harus bisa terima dengan situasi saat seperti ini dan menerima jalan keluar tertentu. Tapi saya harap suatu hari nanti, saya akan punya (dana) 50 juta euro untuk dihabiskan di lantai bursa dengan cara yang saya inginkan," tambahnya, seperti disitat Football-Italia, Sabtu (31/8/2013).
 
Matri sekiranya merupakan tumbal dari aktifnya Juve di bursa transfer musim panas ini setelah mendatangkan Angelo Ogbonna, Fernando Llorente dan Carlos Tévez. Padahal sebelumnya klub yang berbasis di Turin itu pede takkan perlu menjual pemain.
 
Tapi kondisi resesi ekonomi yang tengah melanda Italia, memaksa klub-klub berjuang menyeimbangkan neraca keuangannya – terkecuali Napoli. Agar tak merugi, La Vecchia Signora pun harus "membuang" pemain setelah memasukkan banyak pemain baru.
 
"Dikorbankannya Matri menggarisbawahi situasi keuangan Italia yang saat ini tengah sulit, dengan beberapa pengecualian seperti Napoli. Tim seperti Juventus terpaksa menjual ketika tawaran penting datang. Itu bagian dari bisnis ini – ketika Anda mendatangkan yang baru, maka Anda harus menjual yang lainnya," sambung Conte.
 
"Banyak orang mengatakan kesenjangan antara kami dengan (klub) yang lain sudah meningkat, tapi kami merasa melemah dengan kepergian Matri dan Giaccherini. Kami (justru) memperkuat Milan, tapi apa yang bisa kami lakukan?," tutupnya.
(raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/31/47/858640/conte-sesali-kepergian-matri-giaccherini