"Fleksibilitas Taktik Baru Munich Bisa Menipu"

MUNICH – Bayern Munich kian tak terbendung. Usai musim lalu mengukuhkan diri sebagai penguasa di tiga kompetisi berbeda, Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions, Munich kini kembali angkat piala di pentas Audi Cup 2013.
 
Pasukan Josep Guardiola itu untuk yang kedua kalinya menjadi jawara di ajang dua tahunan itu (kompetisi ini dimulai pada tahun 2009) usai mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 2-1. Ini menjadi awal sempurna bagi Munich menatap kompetisi musim depan.
 
Meski harus beradaptasi dengan gaya permainan baru yang dibawa Guardiola, namun Franck Ribery mengaku timnya sama sekali tak menemui kendala. Guardiola menerapkan skema baru, 4-1-4-1, formasi berbeda seperti yang diterapkan Jupp Heynckes, 4-2-3-1.
 
Ribery juga meyakini, fleksibilitas strategi yang diterapkan Pep akan menyulitkan rival mereka. Hal tersebut terbukti dengan kemenangan Raksasa Bavaria atas pasukan Manuel Pellegrini, Jumat (2/8) dini hari WIB.
 
"Musim lalu kami memenangi segalanya dan apabila kami tidak membuat perubahan maka lawan kami akan beradaptasi dengan permainan kami. Sistem baru membuat permainan kami sulit diprediksi. Kami dapat mengubah taktik di tengah pertandingan yang akan memberikan masalah bagi lawan kami," tutur Ribery dalam situs resmi Bundesliga.
 
"Sejauh ini semuanya berjalan positif. Dia (Guardiola) masih mencoba-coba banyak hal, terutama di lini serang. Kami hanya membutuhkan sedikit waktu untuk menemukan keseimbangan dan permainan yang tepat. Kami masih 'lapar' gelar dan ingin kembali meraih sukses musim depan," tutupnya.
(rin)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/02/48/846636/fleksibilitas-taktik-baru-munich-bisa-menipu