Hermansyah Minta Hukumannya Dikurangi

JAKARTA - Pelatih kiper PS Bangka Hermansyah membuat heboh jagat persepakbolaan Tanah Air setelah mengeluarkan alat vital seusai pertandingan Divisi Utama. Komisi Disiplin pun menghukum Hermansyah larangan tampil enam bulan plus denda Rp25 juta.
 
Tak terima dengan putusan Komdis, Hermansyah berniat melakukan banding. Dia mengaku bingung harus membayar denda Rp25 juta dari mana.
 
"Saya akan melakukan banding. Saya minta hukumannya jangan enam bulan. Apalagi saya juga disuruh bayar denda Rp25 juta. Uang dari mana? Gaji saya kecil," kata Hermansyah pada Kamis (22/8).
 
Alasan keberatan eks penjaga gawang tim nasional di era 90-an itu adalah Komdis menjatuhkan sanksi begitu saja tanpa meminta keterangannya terlebih dulu. Padahal, Hermansyah mempunyai bukti-bukti bahwa timnya dikerjai oleh wasit, penonton, hingga panpel pertandingan.
 
"Kami di Semarang dikerjai terus oleh wasit. Kami juga diserang oleh penonton. Kami coba lari ke tengah lapangan tapi panpel malah mengejar kami bukannya meredam suporter," tutur Hermansyah.
 
Seperti diketahui, pada laga 12 besar Divisi Utama antara tuan rumah PSIS Semarang melawan PS Bangka di Stadion Jatidiri, Senin (19/8) kemarin, Hermansyah menurunkan celana dan lantas mengeluarkan alat vitalnya di tengah lapangan di hadapan ribuan penonton seusai pertandingan. Aksi tersebut sempat direkam oleh kamera wartawan. Laga itu sendiri berakhir imbang 0-0.
 
(fit)
source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/22/49/853995/hermansyah-minta-hukumannya-dikurangi