IPL Sudah Tak Menggairahkan bagi Persiba

BANTUL - Masa depan Persiba Bantul untuk mengarungi putaran kedua IPL masih gelap. Tim Laskar Sulta Agung ini hanya bisa menggantungkan nasibnya kepada piutang Rp1,4 miliar yang masih tertunggak di korsorsium Masyarakat Bola Indonesia (MBI). Jika konsorsium bersedia membayar utangnya, Persiba berani mengarungi sisa kompetisi.

Sekretaris Persiba Wikan Werdo Kisworo mengakui, kurang antusias dengan keputusan operator liga PT LPIS yang tetap menggulirkan putaran kedua IPL pada 4 September. Dari awal Persiba bersama sejumlah tim menginginkan agar kompetisi IPL tidak dilanjutkan. "Keputusan itu (IPL tetap dilanjutkan) kurang menggairahkan bagi kami," katanya, Sabtu (24/8/2013).

Wajar jika tim kebanggaan publik Bantul ini kurang merespon positif kompetisi tetap bergulir. Pasalnya, saat ini Persiba sudah kehabisan anggaran sebagai modal untuk berkompetisi. "Kami sepeser pun sudah tidak memiliki anggaran. Tim-tim lain sepertinya juga demikian," ungkapnya.

Namun, keinginan Persiba hanya bertepuk sebelah tangan. Kompetisi tetap dilanjutkan. Jadwal putaran kedua juga sudah dirilis oleh operator kompetisi. Tidak ada pilihan lain bagi Persiba kecuali harus menaati keputusan tersebut. "Ya mau gimana lagi kalau keputusannya seperti itu. Berarti harus segera memiliki dana secepatnya, mengingat sepekan lagi sudah dimulai," ujarnya.

Dia mengakui sejauh ini managemen terus berusaha merayu donatur yang siap menghidupi tim yang berkandang di Stadion Sultan Agung tersebut.
Namun sampai detik ini usaha tersebut juga belum membuahkan hasil.
Satu-satunya langkah yang bisa ditempuh adalah menagih piutang yang masih tertunggak di konsorsium.

"Kami sebenarnya memiliki kekayaan, Rp1,4 miliar. Tapi itu berbentuk piutang selama musim lalu. Sampai sekarang belum dibayar utang itu. Kami akan menagihnya, karena hanya itu yang bisa diharapkan agar Persiba tetap eksis di IPL. Boleh dibilang nasib Persiba bergantung pada piutang itu," beber Wikan.
(Ridwan Anshori/Koran SI/dit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/24/49/854936/ipl-sudah-tak-menggairahkan-bagi-persiba