"Ivanovic Seharusnya Diganjar Kartu Merah"

LONDON – Pelatih Aston Villa, Paul Lambert menegaskan bahwa timnya merupakan korban dari buruknya kepemimpinan wasit di atas lapangan. Statement tersebut terlontar menyusul kekalahan yang diderita Villa saat menghadapi Chelsea.
 
Bermain di Stamford Bridge, Kamis (22/8) dini hari WIB, The Villans harus menelan kekalahan 1-2 pada lanjutan kompetisi Premier League. Padahal sebelumnya, klub yang bermarkas di Villa Park itu dengan digdaya mempermalukan Arsenal 3-1 di Emirates Stadium.
 
Gol tunggal Villa tercipta melalui ujung tombak mereka, Cristian Benteke pada injury time babak pertama. Sementara sepasang gol tuan rumah merupakan 'hadiah' dari bek Villa, Antonio Luna, serta aksi Branislav Ivanovic.
 
Lambert menilai bahwa Ivanovic seharusnya diganjar kartu merah lantaran menyikut Benteke pada menit ke-71. Sayangnya, Kevin Friend yang saat itu memimpin laga hanya memberi kartu kuning.
 
Bukan hanya itu Lambert juga mengatakan bahwa timnya berhak mendapat penalti menyusul handball John Terry di area kotak terlarang. Namun, sekali lagi sang wasit menilai bahwa tak ada pelanggaran, sehingga harapan Villa mencuri satu angka di partai tandang ini pun harus kandas.
 
"Mudah saja datang ke sini (Stamford Bridge) dan mendapatkan hasil buruk tapi ada kejadian yang semua orang saksikan. Dia (Ivanovic) sangat jelas menyikut Christian Benteke, itu pantas dikartu merah," tegas Lambert, seperti dikutip Sportmole, kamis (22/8/2013).
 
"Penalti itu seharusnya memang penalti! Semua orang melihatnya. Dia (wasit) sudah melewatkan dua momen besar. 'Bagaimana mungkin Anda melewatkan keputusan sebesar itu?' Itu di luar kuasa saya," tandas Lambert.
(rin)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/22/45/853637/ivanovic-seharusnya-diganjar-kartu-merah