Misi Bangkit Arsenal di Sukru Saracoglu

ISTANBUL - Arsenal berada dalam tekanan jelang laga perdananya di kompetisi Eropa, pada babak playoff Liga Champions 2013/2014.  Start buruk di kompetisi domestik Premier League, sedikit banyak mempengaruhi mental The Gunners jelang tandang ke markas Fenerbahce pada leg pertama, Kamis (22/8/2013).

Tampil cukup baik di laga pramusim ternyata tidak merefleksikan kekuatan Arsenal. Begitu kompetisi dimulai, The Gunners yang sepanjang bursa transfer musim panas ini tidak melakukan banyak perubahan –hanya merekrut Yaya Sanogo dengan status bebas transfer- langsung merasakan dampaknya.

Menjamu Aston Villa pada laga pembuka Premier League di Emirates Stadium, akhir pekan kemarin, pelatih Arsene Wenger harus menelan malu. Sempat unggul, The Gunners harus menutup laga dengan kepala tertunduk, lantara The Villans mampu membalikkan keadaan dan memetik kemenangan meyakinkan 3-1.

Kecaman dan kritikan pun langsung dilancarkan sejumlah fans yang kesal dengan kebijakan transfer klubnya yang terbilang 'pelit'. Bayangkan, dana sekira 150 juta pounds yang ada di kas, tidak disentuh. Sejauh ini, Wenger berdalih hanya mau mengeluarkan dana besar apabila mendapat pemain yang cocok dengan karakter permainan timnya.

Namun, hasil laga kontra Villa seakan membuka mata Wenger, apabila dia harus mengubah idealismenya. Tidak perlu menunggu menemukan pemain yang cocok.  Sebuah langkah yang bisa dibilang 'panik' pun dilakukan The Professor dengan mengajukan tawaran mendadak kepada Newcastle United untuk gelandangnya, Yohan Cabaye.

Namun, sebelum berupaya lebih jauh mendapatkan Cabaye di sisa bursa transfer yang semakin mepet, The Profesor terlebih dulu harus mengalihkan fokus ke laga kontra Fenerbahce.

Laga ini bisa dibilang sangat krusial, karena akan menentukan nasib Arsenal bahkan masa depannya di musim ini. Gagal membawa anak asuhnya melewati hadangan Fenerbahce dan lolos ke fase grup Liga Champions, dinasti Wenger yang sudah bertahan selama 17 tahun di Arsenal bukan tak mungkin bakal runtuh.

Misi bangkit pun diusung jelang tandang ke Stadion keramat Fenerbahce, Sukru Saracoglu. Kebetulan, Arsenal punya rekor cukup baik melawan Fenerbahce, di mana mereka pernah menang besar 5-2 di Istanbul pada Liga Champions 2008.

Kendati demikian, pertemuan kali ini tentunya bakal berbeda. Fenerbahce yang mendapat dukungan penuh suporternya yang terkenal fanatik, tentunya akan coba memanfaatkan kondisi Arsenal yang tengah goyah.

Salah satu gelandang Fenerbahce, Raul Meireles bahkan sudah menebar psywar, di mana eks gelandang Chelsea dan Liverpool ini menyebut Arsenal tidak memiliki kualitas untuk jadi tim juara.

Ungkapan Meireles secara tak langsung menunjukkan optimisme, dirinya dan para punggawa Fenerbahce mampu membuat kejutan dan menghentikan rekor 16 tahun Arsenal yang tak pernah gagal lolos ke fase grup Liga Champions. Well mampukah?

Prediksi pertandingan: Fenerbahce 50-50 Arsenal

Head to head:
(06/11/08) Liga Champions: Arsenal 0 - 0 Fenerbah├že
(22/10/08) Liga Champions: Fenerbah├že 2 – 5 Arsenal (acf)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/20/282/852410/misi-bangkit-arsenal-di-sukru-saracoglu