"Operator DU LPIS Mirip Tarkam"

SLEMAN - Jadwal pertandingan Divisi Utama LPIS semakin membingungkan tim peserta. Rilis terbaru putaran kedua yang dijadwalkan dihelat pada
25 Agustus, kembali direvisi lagi. Rencananya putaran kedua Dvisi Utama LPIS mulai digelar awal September 2013, namun kepastian tanggal belum definitif.
 
Revisi jadwal yang acap terjadi pascalebaran ini membuat sejumlah tim kelabakan, termasuk PSS Sleman. Padahal panitia pelaksana (panpel) PSS Sleman sudah bersiap menggelar laga pada 25 Agustus melawan Persires Cirebon. Bahkan panpel sudah mengajukan ijin kepada pihak kepolisian untuk pelaksanaan laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo tersebut.
 
Panpel Pertandingan PSS Sleman Sudibyo memastikan laga tim Elang Jawa melawan Persires dipastikan tidak dilaksanakan pada Minggu 25 Agustus.
"Pertandingan resmi dibatalkan, karena akan ada perubahan jadwal lagi dari operator liga," katanya, Jumat (23/8/2013).
 
Dia belum mengetahui secara pasti kapan laga akan digelar. Tim PSS Sleman masih menunggu jadwal terbaru dari PT LPIS."Kami belum tahu, kabarnya awal September," imbuhnya.
 
Sudibyo mengakui, sebenarnya panpel sudah sangat siap menggelar laga kontra Persires pada 25 Agustus. Panpel juga sudah mengajukan ijin kepada kepolisian setempat perihal pengamanan laga tersebut. Namun karena laga dibatalkan, panpel pun mencabut permintaan ijin yang sudah diajukan ke kepolisian. "Semua persiapan panpel terkait pertandingan dibatalkan," ujar dia.
 
Komentar pedas diungkapkan kubu Persibangga Purbalingga seputar jadwal yang berubah-ubah. CEO Persibangga Sportama Rohman Supriyadi menilai kompetisi yang dioperatori PT LPIS tidak ubahnya seperti turnamen sepakbola antarkampung (tarkam). Operator liga bisa seenaknya mengubah jadwal tanpa memikirkan dampak yang dialami kontestan.
 
"Jadwal yang berubah-ubah membuat tim peserta dibuat bingung tujuh keliling. Itu (jadwal yang sering berubah) bukti tidak profesional, mirip seperti operator sepakbola tarkaman," ungkapnya.
 
Rohman menegaskan, pengelola kompetisi (PT LPIS) masih jauh dari profesional. "Katanya (Divisi Utama LPIS) kompetisi profesional, tapi kok seperti ini. Jadwal berubah-ubah bikin amburadul," tegasnya.
 
Di sisi lain, dari perubahan jadwal yang terus terjadi ini ada tim yang mendapat keuntungan. Salah satunya adalah Persis Solo versi LPIS.
Tim kebanggaan publik Kota Bengawan ini mengaku girang jadwal putaran kedua ditunda lagi. Pasalnya, tim yang bermarkas di Stadion Manahan ini sama sekali belum melakukan persiapan.
 
Bahkan, manajemen sudah ancang-ancang mengajukan surat penundaan jika laga melawan Persibangga digelar pada 25 Agustus. Berhubung laga ditunda, manajemen urung mengirim surat permohonan penundaan pertandingan. "Kami lega, jadwal laga pada 25 Agustus ditunda," kata Manager Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi.
 
(Ridwan Anshori/Koran SI/win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/24/49/854800/operator-du-lpis-mirip-tarkam