Persiba Belum Berniat Kerek Bendara Putih

BANTUL - Persiba Bantul enggan mengikuti jejak Bontang FC mundur dari peserta Indonesian Premier League (IPL) 2013. Tim berjuluk Laskar Sultan setidaknya sampai saat ini belum berniat mengibarkan bendera putih meski kondisi finansial sedang kritis.

Manager Persiba Bantul Briyanto AS mengatakan, sampai saat ini jajaran managemen dan pemain masih berpegang pada pendiriannya, tetap mengikuti kompetisi IPL. "Saya tidak tahu apakah Bontang FC benar-benar mundur, karena belum ada keputusan resmi dari PSSI. Tapi kami mencoba tetap bertahan (ikut kompetisi)," katanya, Kamis (29/8/2013).

Dia mengakui, membutuhkan perjuangan ekstra untuk tetap mengarungi kompetisi yang dioperatori PT LPIS tersebut. "Alasannya saat ini keungan tim yang kurang bagus. Belum lagi jadwal yang terus berubah-ubah. Itu memberatkan bagi kami, mungkin juga tim lain juga merasakannya," jelasnya.

Mantan Manajer Timnas U-17 ini mengatakan, meski belum berniat mundur dari kompetisi, namun bukan berarti Persiba tetap setia mengarungi sisa putaran kedua IPL. "Intinya, selama PSSI masih mengakui kompetisi IPL, kita masih ikut. Namun, kalau (PSSI) sudah tidak merestui, kami pasti keluar dari kompetisi," ujarnya.

Dia berharap PSSI juga bisa mengambil sikap tegas kepada PT LPIS.
Bentuk ketegasan itu misalnya ikut menekan agar PT LPIS melaksanakan komitmen dengan tim-tim peserta saat kompetisi akan digelar lalu. "Karena sampai saat ini Persiba belum menerima sepeser pun dari sana (PT LPIS)," imbuhnya.

Lebih lanjut Briyanto juga membuat catatan negatif terhadap PT LPIS.
Sejauh ini, kata dia, PT LPIS terkesan arogan dan terlalu memaksakan diri, termasuk dalam penentuan (revisi) jadwal. "Buktinya adalah jadwal dirilis, direvisi lagi. Dirilis lalu direvisi lagi. Ini membuat kesan mereka (PT LPIS) terlalu memaksakan diri," kata dia.

Sebaiknya dalam menentukan revisi jadwal, tim-tim peserta diundang untuk membahas hal itu. Selama ini, tim-tim tidak dilibatkan seperti dalam manager meeting dan lainnya. Hal ini yang menjadi salah satu alasan banyak terjadi laga ditunda karena tim tidak siap dengan jadwal yang dirilis.

"Jadwal dirilis, tim mengaku keberatan.Tim lalu mengajukan surat penundaan, PT LPIS mengabulkan dan direvisi lagi. Begitu seterusnya. Ini terjadi karena tim tidak dilibatkan dalam pembahasan jadwal," papar Briyanto. (Ridwan Anshori/Koran SI/dit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/30/49/857923/persiba-belum-berniat-kerek-bendara-putih