Platini Menatap Kursi Tertinggi FIFA

NYON – Sudah 15 tahun kursi kepresidenan FIFA hanya diisi satu nama – Joseph "Sepp" Blatter. Tentunya Blatter takkan selamanya jadi orang nomor satu di badan tertinggi sepakbola dunia itu. Menilik calon suksesor, satu nama terbilang paling favorit jadi pengganti Blatter – Michel Platini.
 
Platini yang saat ini masih menduduki kursi tertinggi UEFA, memang dikenal baik punya hubungan personal dan profesional yang dekat dengan Blatter. Kendati sering silang pendapat terkait berbagai kebijakan sepakbola, tapi keduanya tetap jadi kawan akrab.
 
Akan tetapi, Platini mengaku belum bisa membulatkan hati dan tekadnya untuk maju jadi presiden FIFA kesembilan itu. Kendati pernah disebut Blatter sebagai calon yang alami, Platini hanya akan mengikuti arus situasi yang ada lebih dulu.
 
Andai memang takdir menentukan dirinya akan jadi presiden FIFA berikutnya, Platini jelas takkan menolak. Namun terlepas dari dukungan yang diberikan Blatter, Platini mengaku belum ada kesepakatan rahasia antara Blatter dan dirinya untuk maju melawan kandidat-kandidat lainnya.
 
"Saat ini saya masih mempertimbangkan baik atau buruknya (maju ke pencalonan presiden FIFA. Saya harus meyakinkan diri saya dulu untuk maju sebagaimana saya meyakinan diri saya saat mencalonkan diri sebagai presiden UEFA," papar Platini kepada L'Equipe, Kamis (29/8/2013).
 
"UEFA dan FIFA bukanlah dunia yang sama…saya harus meyakinkan diri saya bahwa ini adalah takdir saya. Dia (Blatter) pernah bilang saya kandidat yang alamiah. Tapi tak ada 'deal' di antara kami, bahkan jika pun itu benar, saya juga masih punya keabsahan untuk maju ke kursi 1 FIFA," paparnya.
(raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/29/51/857878/platini-menatap-kursi-tertinggi-fifa