Sejumlah Klub IPL Ngotot Lanjutkan Kompetisi

MALANG – Berada dalam situasi tak menentu ternyata tak membuat semangat klub-klub Indonesian Premier League (IPL) luntur. Sejumlah klub dari Jawa Timur menyatakan siap melanjutkan putaran dua walaupun kondisi keuangan masih sangat memprihatinkan.
 
Dua klub asal Malang, Arema IPL dan Persema Malang, sama-sama mengaku tak menghadapi persoalan berarti untuk melanjutkan sisa kompetisi. Dengan bermodal komposisi yang nyaris sama dengan putaran pertama silam, kedua klub yang bermarkas di Stadion Gajayana itu tak menghadapi persoalan teknis.
 
Jika ada persoalan, tak lain adalah kualitas tim yang sama sekali belum kompetitif di IPL. Persema Malang yang bertekad melakukan perombakan, nyatanya belum ada pergerakan signifikan untuk membenahi tim. Situasi ini cukup riskan bagi prospek Persema pada putaran dua.
 
Sedangkan Arema IPL justru sudah melakukan pembenahan dengan merekrut dua pemain anyar, striker Gerry Setya dan bek Putra Habibie. Walaupun mendapatkan tambahan kekuatan, Arema IPL yang masih dicekik krisis finansial juga masih meragukan kualitasnya.
 
"Apa pun kondisinya, Persema siap melanjutkan kompetisi dan memang tak menginginkan IPL terhenti di tengah jalan. Apa pun yang diraih Persema pada akhir kompetisi nanti, yang terpenting kami sudah menunjukkan komitmen untuk tetap bertanding di liga," ucap CEO Persema Dito Arief.
 
Soal belum adanya pembenahan tim alias transfer pemain, dia mengatakan untuk sekarang ini memang sulit mencari tambahan pemain berkualitas. Sebab semua kompetisi di Indonesia masih berjalan dan jarang sekali pemain yang bisa ditransfer untuk separuh musim ke depan.
 
Persema yang kini berada di papan bawah IPL memang siap menerima segala konsekuensi, termasuk turun kasta musim depan. Harapan satu-satunya tim berjuluk Bledeg Biru adalah pemutihan hukuman dari PSSI sehingga musim depan bisa berlaga di kompetisi profesional, meskipun sekelas Divisi Utama.
 
Arema IPL juga berniat menuntaskan kompetisi musim ini kendati sempat meliburkan pemainnya sebulan lebih untuk efisiensi keuangan. "Sikap Arema tetap sama, yakni tetap bertandinghingga kompetisi IPL usai. Apa pun situasinya, tak ada alasan untuk berhenti di tengah jalan," cetus Manajer Arema IPL Harrys Fambudi.
 
Klub IPL Jawa Timur yang paling buruk situasinya adalah Persibo Bojonegoro. Sempat menunjukkan sinyal kebangkitan dengan merekrut pelatih Suharno, ternyata itu hanya pepesan kosong. Sebab Suharno sendiri belum juga terlihat di Bojonegoro sehingga manajemen berencana mencari pelatih alternatif.
 
Kendati putaran dua IPL tinggal menghitung hari, Persibo masih menyisakan optimisme bakal bisa bertarung lagi di IPL setelah sekian lama selalu kalah walk over (WO). "Semuanya masih kami tata untuk putaran kedua. Memang ada sedikit masalah, terutama posisi pelatih," kata Manajer Persibo Yanuar Amni.
 
"Jika Suharno tidak berniat melatih Persibo, terpaksa kami harus mencari alternatif secepatnya karena situasinya cukup mendesak," tambahnya. Persoalan skuad yang sempat menipis, sudah teratasi dengan tambahan sejumlah pemain hasil seleksi di tingkat lokal kendati kualitasnya masih dipertanyakan.
 
Persoalan Persibo lainnya adalah masalah finansial yang menjadi biang utama gagal digelarnya sejumlah pertandingan kandang. Hingga kini belum ada solusi baru terkait problem finansial dan menjadi ancaman paling serius Laskar Angling Dharma untuk melanjutkan kompetisi.
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/08/18/49/851195/sejumlah-klub-ipl-ngotot-lanjutkan-kompetisi