Bekuk Chelsea, Basel Tetap Rendah Hati

LONDON – Untuk pertama kalinya dalam 18 tahun, sebuah klub Swiss berhasil menang di tanah Inggris. Kemenangan 2-1 Basel atas Chelsea di Stramford Bridge tak pelak membuat sang pelatih Murat Yakin teramat bangga.
 
Kemenangan terakhir klub Swiss di Inggris terjadi pada 1995 silam saat FC Luzern menang 2-0 atas Tottenham Hotspur di White Hart Lane dalam ajang Piala Intertoto. Setelah itu, dalam 20 kunjungan klub-klub Swiss berikutnya, mereka selalu kalah.
 
"Kami akan tetap rendah hati. Yang kami lakukan hari ini adalah memenangi laga pertama," kata pelatih Basel, Murat Yakin, seperti dikutip situs resmi UEFA.
 
"Pujian setinggi-setingginya untuk para pemain. Setelah bertahun-tahun, akhirnya kami bisa menang di sini," ujar eks gelandang serang tim nasional Swiss tersebut.
 
Sempat tertinggal terlebih dulu oleh gol Oscar di menit ke-45, Basel secara luar biasa bangkit untuk meraih kemenangan di babak kedua melalui gol-gol Mohamed Salah pada menit ke-71 dan sundulan sang kapten Marco Streller 10 menit kemudian.
 
"Ada saat di mana kami terlalu cepat kehilangan bola dan gagal mengembangkan permainan. Sementara itu, Chelsea mampu menguasai bola dalam tempo yang lama di daerah kami. Untung, kami cukup terorganisir dalam bertahan," terang Murat Yakin.
 
Basel kini memimpin Grup E bersama Schalke yang menang telak 3-0 atas Steuau Bucharest.
 
"Kami akan mencoba fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Kami akan menganalisis partai hari ini sebelum kembali berlaga di liga Swiss pada Minggu lusa," cetus Murat Yakin.
(auz)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/19/261/868514/bekuk-chelsea-basel-tetap-rendah-hati