Bobotoh Disanksi, Bos Persib: Ini Keputusan Keliru

BANDUNG - PSSI menjatuhkan sanksi larangan bagi bobotoh untuk menyaksikan laga tandang Persib Bandung selama setahun. Ini sebagai buntut kerusuhan di Stadion Maguwoarjo, Sleman, saat Persib dijamu Persija Jakarta.

"Keputusan ini sangat keliru," ujar Manajer Persib, Umuh Muchtar, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2013).

Ia menyesalkan PSSI menjatuhkan sanksi itu. Sebab PSSI tidak pernah meminta keterangan darinya dan orang lain yang dianggap kompeten untuk memberi keterangan lebih dulu.

"Kenapa saya tidak dipanggil. Kapolres dan Menpora yang ada di lokasi juga tidak ditanya dulu ini benar tidak kejadiannya seperti ini," ucapnya.

Umuh justru menyalahkan pengawas pertandingan yang membuat laporan hingga akhirnya PSSI menjatuhkan sanksi. "Saya akan menuntut pengawas pertandingan yang membuat pelaporan ini. Dia yang harus dihukum karena gegabah memberikan keterangan seperti ini," jelasnya.

Setelah mendengar informasi soal sanksi itu, tadi malam Umuh mengaku menelepfon Menpora Roy Suryo. Menurutnya, Roy bersedia menjadi saksi atas peristiwa di stadion dan akan memfasilitasi pertemuan manajemen Persib dan PSSI untuk membahas perihal sanksi itu.

"Menpora hampir setengah jam ngobrol dengan saya, beliau mengatakan bahwa (sanksi) ini tidak adil," ungkapnya.

Hingga kini, Umuh mengaku belum menerima surat berisi sanksi tersebut. "Kalau sampai surat itu keluar saya akan banding," tegasnya.

Ia mengaku bukan membela bobotoh. Tapi PSSI harus jernih melihat persoalan tersebut. Apalagi kerusuhan di Stadion Maguwohardo dipicu penyerangan yang dilakukan suporter Persija. "Anak-anak diserang sama petasan, sama kembang api," tandas Umuh. (acf)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/14/49/866091/bobotoh-disanksi-bos-persib-ini-keputusan-keliru