Guardiola Jadi Pelatih Terbaik, Ibra: Saya Tak Peduli!

PARIS – Zlatan Ibrahimovic tampaknya memiliki kenangan buruk saat bermain untuk Barcelona. Striker yang kini bermain di Paris Saint-Germain itu mengecam sikap mantan pelatihnya di Camp Nou, Josep 'Pep' Guardiola.
 
Seperti diketahui Ibrahimovic sempat membela Raksasa Katalan selama tdua musim (2009-11) sebelum menerima pinangan AC Milan. Saat itu Barca mendapatkan Ibra dari Inter Milan dengan banderol 70 juta euro.
 
Sejak resmi berkostum Rossoneri, rumor mengenai buruknya hubungan Ibra dan Guardiola merebak ke permukaan. Kedua pria tersebut diisukan sempat bersitegang di kamar ganti pemain Blaugrana.
 
Namun, tampaknya berita keretakan hubungan Ibra dan Guardiola bukan rumor semata. Meski telah berlalu selama empat musim, namun Ibra kembali mengungkapkan apa yang pernah dirasakan dengan pelatih yang kini menukangi Bayern Munich itu.
 
"Pada hari pertama, Guardiola mengatakan bahwa pemain Barca tidak mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, karena alasan kesederhanaan pemain. Dia ingin saya berpikir bahwa saya merupakan orang biasa. Namun, saya adalah Zlatan, yang ingin tampil beda dan jadi diri sendiri. Tapi Guardiola tidak dapat menerima hal itu," tutur Ibra, seperti dilansir The Times, Minggu (1/9/2013).
 
Bukan hanya itu, Ibra juga tak menutupi bahwa selama berada di Barca, dia kerap terlibat perang dingin dengan Guardiola. Ibra menilai bahwa Guardiola bukanlah sosok panutan, meski saat ini, Guardiola masuk dalam daftar pelatih terbaik di dunia.
 
"Setiap kali saya memasuki ruang makan, dia keluar. Saat dia berpapasan dengan saya di lorong, dia justru melihat ke arah lantai. Dia bukanlah seorang laki-laki. Dia dapat menjadi pelatih terbaik dunia, namun saya tidak peduli. Suatu hari saya menantangnya di ruang ganti. Sejak saat itu ia tak pernah berbicara pada saya," tutupnya.
(rin)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/01/51/858941/guardiola-jadi-pelatih-terbaik-ibra-saya-tak-peduli