Minim Pengalaman, Strama Akui Buat Kesalahan

MILAN - Pada kompetisi Serie A musim 2012/13 lalu, performa Inter Milan terbilang buruk, di mana akhirnya hanya mampu menempati peringkat sembilan klasemen akhir. Allenatore Inter musim itu, Andrea Stramaccioni mengatakan kalau dirinya melakukan kesalahan dan berperan dalam kegagalan tim.
 
Kendati masih muda, Stramaccioni diangkat sebagai pelatih, karena diprediksi bakal membawa Nerazzurri meraih pencapaian bagus, namun pada akhirnya, hal tersebut tak terbukti. Sementara musim ini, bersama Walter Mazzarri, Inter masih sempurna pada awal musim, dengan meraih dua kemenangan dan belum pernah kebobolan.
 
"Saya berbicara setiap hari dengan eks presiden saya. Apa yang terjadi pada 10 hari terakhir (masa jabatan), di antara pertandingan Genoa dan akhir musim, saya melakukan segalanya. Tapi bagaimanapun, saya tak akan menggigit tangan (orang) yang memberi saya makan," ujar Stramaccioni, seperti dilansir Football-Italia, Jumat (13/9/2013).
 
"Dari Januari, kami mulai mendapat banyak masalah, sedikit ketidakberuntungan dan kehilangan pemain-pemain penting, seperti Walter Samuel dan Diego Milito. Kemudian ada juga Rodrigo Palacio, Javier Zanetti, dan lainnya," lanjut pelatih berusia 37 tahun itu.
 
Walaupun merasakan masa-masa sulit pada akhir musim, Strama yakin kalau apa yang dilakukannya pada paruh pertama musim sudah ada pada jalur yang benar. Namun, dia mengakui kalau minimnya pengalaman dalam melatih membuatnya kesulitan dalam mengatasi berbagai masalah yang menimpa tim pada paruh kedua musim.
 
"Kendati demikian, dengan kerendahan hati, saya merasa mampu mengontrol situasi sampai pertengahan musim. (Namun), selama situasi darurat dan segala kesulitan tersebut, saya membayar atas minimnya pengalaman (melatih). Tak ada salahnya mengakui kalau saya membuat kesalahan juga," tutupnya. (dit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/13/47/865308/minim-pengalaman-strama-akui-buat-kesalahan