Nama Sakho Tak Menjual Jersey Liverpool

LIVERPOOL – Mantan punggawa Liverpool, Jan Molby mengaku tidak puas dengan aktivitas belanja mantan klubnya itu di jendela transfer musim panas beberapa waktu lalu. Padahal, The Reds sejatinya tampil aktif dibanding sejumlah klub papan atas Premier League lainnya.
 
Bukan hanya itu, Liverpool juga dapat dikatakan klub yang sukses dalam mendatangkan pemain. Pasalnya, klub besutan Brendan Rodgers itu jarang menerima penolakan, hal tersebut bertolak belakang dengan rival mereka, Manchester United dan Arsenal.
 
Tak kurang dari 44 juta pounds telah digelontorkan Liverpool untuk melabuhkan delapan pemain di Anfield, yakni: Kolo Toure, Iago Aspas, Luis Alberto, Simon Mignolet, Aly Cissokho, Victor Moses, Tiago Ilori, serta Mamadou Sakho.
 
Meski faktanya demikian, namun Molby yang pernah berada di Merseyside Merah selama 12 musim (1984-1996) itu menilai bahwa delapan pemain di atas tidak merepresentasikan transfer besar untuk klub, terutama untuk nama terakhir, Sakho.
 
"Sakho mungkin menghabiskan dana senilai 15 juta pounds, tapi dia bukanlah penandatanganan besar yang dikejar selama musim panas ini." tegas Moltby, seperti dilansir Sportmole, Sabtu (7/9/2013).
 
"Dengan segala hormat, tidak Anda saksikan adanya antrean di luar toko klub pada Selasa pagi (waktu setempat.red) untuk membeli jersey dengan namanya. Sebuah penandatanganan besar adalah seseorang yang membuat Anda keluar dari tempat duduk Anda, seperti Mesut Ozil, Willian, atau Henrik Mkhitaryan," tutup Molby.
(rin)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/07/45/862321/nama-sakho-tak-menjual-jersey-liverpool