Ozil Akui Kehilangan Respek di Madrid

LONDON – Cerita kepindahan gelandang internasional Jerman, Mesut Ozil dari Real Madrid ke Arsenal ternyata tak berhenti pada nominal transfer yang mencapai 50 juta euro. Hal-hal negatif bermunculan setelah pemain berusia 24 itu mulai optimistis menatap musim 2013/14 bersama The Gunners.
 
Setelah komentar pedas presiden Los Blancos Florentino Perez, yang mengatakan Ozil tak profesional, gemar kehidupan malam, dan terobsesi wanita, kritikan pun datang dari asisten pelatih Zinedine Zidane. Sosok yang juga mantan gelandang serang Madrid itu mengatakan bahwa Ozil tak memiliki keinginan untuk berusaha keras dalam memperebutkan tempat di tim inti.
 
Menanggapi hal-hal negatif yang dilontarkan untuknya tersebut, Ozil mencoba untuk tak tersulut emosi dan lebih ingin mengingat masa-masa indahnya bersama Los Merengues. Namun, dia memang mengakui bahwa pada awal musim 2013/14 ini, dia kesulitan, sementara di pihak lain pelatih Arsenal Arsene Wenger benar-benar merespeknya.
 
"Saya tak ingin berkata hal-hal buruk tentang Madrid karena saya menjalani tiga tahun yang amat hebat di sana. Kami memenangi beberapa trofi dan saya memiliki waktu yang hebat di sana, tapi, orang-orang yang kenal saya tahu seprofesional apa saya," ujar Ozil, seperti dilansir Goal, Jumat (13/9/2013).
 
"Saya memainkan 159 pertandingan -Anda tak akan bisa bermain sebanyak itu jika tak profesional. Saya kehilangan respek dan kepercayaan di Madrid. Itu menjadi sedikit sulit dan saat saya berbicara dengan Arsene Wenger di telepon, dia benar-benar merespek saya," lanjut mantan pemain Werder Bremen tersebut.
 
Ozil juga mengatakan kalau dirinya tetap harus berusaha meningkatkan level permainan, mengingat Premier League adalah kompetisi yang berbeda dengan La Liga. "Saya ada di liga terkuat di dunia dan saya harus meningkatkan (kemampuan) di sini. Saya berada di klub yang tepat," tutup kekasih dari penyanyi dan model asal Jerman, Mandy Capristo tersebut. (dit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/13/46/865307/ozil-akui-kehilangan-respek-di-madrid