Pelatih Timnas U-16: Maaf Belum Bisa Juara

NAYPYIDAW – Tim nasional Indonesia U-16 harus pulang dari Myanmar tanpa gelar, usai kalah adu penalti dari Malaysia U-16. Namun salah satu pelatih Timnas, Mundari Karya tetap berbesar hati dengan kegagalan ini.
 
Sebenarnya Indonesia sempat unggul lewat gol dari Gatot Wahyudi pada menit ke-28. Tetapi di penghujung babak kedua berakhir, Malaysia mendapatkan penalti yang dilakukan dengan sempurna oleh Syahrul Akmal, untuk memaksa skor 1-1 dan diteruskan ke babak adu penalti.
 
Di babak adu penalti inilah Malaysia membuat Indonesia meratapi nasib di mana tim asal negeri jiran itu menang 3-2. Sempat unggul 2-0 lebih dulu oleh eksekusi Samuel Christianson dan Anang Kustiawan, tiga penendang terakhir Indonesia, yakni Reksa, Asnawi Bahar, dan Gatot malah gagal.
 
Adapun dua eksekutor pertama Malaysia, Haykal dan M. Gafar yang gagal, masih bisa ditebus gol dua pemain lainnya. Kiper Malaysia, Nazq yang jadi algojo terakhir, memperdayai Panggih dengan men-chop bola ala tendangan panenka.
 
"Inilah sepakbola, kita unggul skor selama pertandingan, sampai saat penalty kick pun kita tetap unggul, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain," ucap Mundari, saat konferensi pers usai pertandingan.
 
"Kalau melihat cara bermain, tentu masih banyak yang harus diperbaiki, kami pun punya peluang-peluang yang tidak bisa dijadikan gol. Tapi Ini semua adalah proses yang harus kami lewati bersama," sambungnya.
 
"Pemain ini akan berkembang dan akan bisa membanggakan Indonesia. Maaf belum bisa juara. Besok, kami akan mendarat di Soekarno Hatta pukul 18.45 WIB," tuntas Mundari.
(fir)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/02/51/859691/pelatih-timnas-u-16-maaf-belum-bisa-juara