Persegres Wajib Awasi Maniani-Coulibaly

GRESIK—Dua pemain Barito Putra, Okto Maniani dan Caoulibaly Djibril, menjadi sosok paling dominan jelang pertandingan kontra Persegres Gresik United di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (5/9). Dua pemain itu menjadi perhatian utama tuan rumah berkat penampilan impresifnya kala menghadapi Arema Cronous.
 
Coulibaly yang menjadi salah satu striker subur di Indonesia Super League (ISL) 2013, menjadi momok bagi pertahanan lawan. Sedangkan akselerasi Okto Maniani di sayap kiri Barito kerap merobek benteng lawan dari pinggir lapangan dan memberikan assit kepada penyerang di depannya.
 
Melihat bagaimana keduanya berkontribusi besar di Malang, kubu Persegres pun tidak ada pilihan lain kecuali memberi perhatian khusus. Pelatih Persegres Gresik Widodo C Putro mengatakan kedua pemain itu bakal dipaksa bekerja lebih berat kala bermain di Kota Pudak.
 
"Coulibaly Djibril adalah striker yang penempatan posisi dan nalurinya sangat bagus musim ini. Dia harus mendapatkan marking ketat ketika masuh ke pertahanan Persegres. Tak kalah membahayakan adalah Okto Maniani karena memiliki kecepatan dan dribble sangat baik," jelas Widodo di Gresik, Rabu (4/9).
 
Untuk Okto Maniani, mungkin Laskar Joko Samudro tak begitu kahwatir karena full back Diogo Santos sudah bisa bermain setelah skorsing akumulasi kartu kuning. Pemain asal Timor Leste tersebut memiliki kemampuan mumpuni untuk head to head dengan Okto Maniani.
 
Yang masih menjadi pertanyaan adalah bek tengah yang memarking Coulibaly. Permainan Sasa Zecevic dan Ambrizal kurang begitu bagus kala dipaksa bermain imbang Persiba Balikpapan akhir pekan lalu. Widodo layak berharap keduanya bisa bermain bersih dari kesalahan.
 
Tetap menampilkan skema 4-2-3-1, Persegres bakal menghadapi bandelnya permainan Barito Putra yang rapat dalam bertahan. Tim tamu bahkan rela bermain setengah lapangan di daerah sendiri untuk mengamankan gawangnya. Tuan rumah butuh performa lebih bagus dibanding saat meladeni Persiba lalu.
 
"Ada dua tugas yang harus dilakukan dengan baik, yakni membongkar pertahanan sekaligus mengantisipasi serangan balik Barito. Dua hal itu kerap dilakukan Barito dengan baik dan saya ingin pemain benar-benar siap menghadapinya. Ini partai terakhir di Gresik dan saya ingin menang," tegas Widodo C Putro.
 
Di pertandingan nanti Persegres sudah bisa memainkan Diogo Santos dan Lan Bastian. Namun diperkirakan hanya Diogo yang langsung masuk sebagai starter, sedangkan Lan masih menjadi back up bagi duo centre back Sasa Zecevic dan Ambrizal. Sedangkan Ngon Mamoun tetap diplot sebagai striker tunggal.
 
Kendati Persegres sudah melakukan antisipasi permainan bertahan dan serangan balik, Barito tidak akan mengubah taktik dan hampir sama dengan di Malang. Alasannya, pemain sudah mencerna strategi itu dengan baik dan tidak akan ada perubahan secara signifikan.
 
"Baik strategi maupun formasi tim akan tetap sama dengan di Malang. Kecuali ada kendala tertentu, baru akan ada perubahan. Tapi sejauh ini kondisi tim baik-baik saja. Kami sangat percaya diri bisa mendapatkan poin di Gresik setelah bekerja dengan baik di Malang," ucap Salahudin, pelatih Barito Putra.
 
Barito Putra yang posisinya berada di atas Persegres, memang layak dianggap sebagai ancaman serius di Stadion Petrokimia. Catatan tim asal Kalimantan Selatan tersebut juga lumayan bagus ketika melakoni pertandingan di Jawa Timur. Dari tiga kali bertanding, mereka menahan Arema Cronous dan Persela Lamongan, serta kalah tipis dari Persepam Madura United.
 
Walau target menang terlihat terlalu muluk, Salahudin mengatakan satu angka sudah sangat berharga bagi timnya. "Bertanding di Jawa Timur tidak mudah, walau kami punya catatan lumayan bagus. Memetik satu angka di Gresik saya rasa sudah bagus setelah kami bisa menahan Arema," ujarnya.
 
Prakiraan susunan pemain:
 
Persegres Gresik (4-2-3-1):
Hery Prasetya (gk), Diogo Santos, Ambrizal, Sasa Zecevic, Erol Iba; Ahmad Sembiring, Agus Indra; Sultan Samma, Shohei Matsunaga, Siswanto; Ngon Mamoun.
 
Barito Putra (4-4-1-1):
Aditya Harlan (gk), Fatchul Rahman, Henry Njobi, Daewon Ha, Agus Cima; Rizky Rizal, A Mukminin, Lucky Wahyu, Mekan Nashirov; Makan Konate; Coulibaly Djibril.
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/05/49/860957/persegres-wajib-awasi-maniani-coulibaly