Persela Pesta Pora

LAMONGAN – Persela Lamongan menjadsi satu-satunya klub Indonesia Super League (ISL) Jawa Timur yang sukses menuntaskan dua laga kandang terakhirnya. Setelah menundukkan Persipura Jayapura, giliran Persiwa Wamena yang menjadi korban pesta pora di Stadion Surajaya, Kamis (5/9) malam.
 
Persela menghujani gawang Persiwa dengan empat gol tanpa balas, lewat dua gol Zaenal Arifin di babak pertama, serta kreasi Fandi Eko Utomo dan Jimmy Suparno di paruh kedua. Kemenangan yang sangat bermakna bagi Laskar Joko Tingkir yang ingin menuntaskan ISL di posisi papan tengah.
 
Persela memang pantas mendapatkan kemenangan besar jika melihat apa yang dilakukan lawan. Keputusan Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto menginstirahatkan Gustavo Lopez dan memainkan Zaenal Arifin sebagai starter terbukti sebuah keputusan yang tepat.
 
Buktinya, Zaenal Arifin langsung memborong dua gol di babak pertama. Fandi Eko Utomo yang menggantikan peran Samsul Arif juga bermain cukup apik dan bisa mengonversi satu peluang miliknya menjadi gol. Permainan impresif Persela membuat Persiwa lebih banyak terkungkung.
 
Penderitaan tim tamu bertambah parah di babak kedua, ketika kiper cedera dan tidak ada kiper pengganti, serta eksekusi pinalti yang gagal dilakukan dengan baik. Sudah begitu, Persela masih menambah dua gol lagi yang memperdalam luka tim berjuluk Badai Pegunungan Tengah.
 
Malam yang buruk bagi Persiwa Wamena dan tidak ada alasan untuk puas terhadap permainan seperti itu. Pelatih Persiwa Mahmudiana mengatakan timnya tidak memiliki daya berarti menghadapi pasukan Lamongan. Selain mental kurang bagus setelah kalah di Madura, materi pemain juga pas-pasan.
 
"Persela lebih siap dalam materi pemain, sedangkan materi pemain kami tidak cukup. Kami memainkan banyak pemain muda dan mereka sudah memberikan yang terbaik tapi itu belum cukup. Kami akan berupaya memanfaatkan dua laga home selanjutnya dan semoga bisa membaik," cetus Mahmudiana.
 
Sedangkan juru strategi Persela Didik Ludiyanto puas dengan apa yang dipertontonkan timnya. Tekad memberikan happy ending pertandingan kandang telah sukses dilewati dan kini dia terkonsentrasi menghadapi pertandingan terakhir musim ini kontra Persepam Madura United pada 15 September nanti.
 
"Teman-teman sudah berjuang untuk memberikan hasil terbaik di laga home terakhir. Kami melakukan pressing sejak awal dan itu sangat efektif. Pemanfaatan peluang juga cukup bagus. Soal dicadangkannya Gustavo Lopez, saya ingin dia pulih benar dari cederanya dan siap di pertandingan terakhir nanti," jelas Didik Ludiyanto.
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/win)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/06/49/861549/persela-pesta-pora