Sosok Sergio di Mata Sutiono

BANDUNG - Sutiono Lamso, asisten pelatih sekaligus pemegang rekor sumbangan 21 gol untuk Persib dalam satu musim, mengaku bangga dengan sosok Sergio van Dijk.
Setelah menunggu sekian lama, rekor yang dia torehkan pada Liga Indonesia musim 1994-1995 terpecahkan sang bomber naturalisasi di Indonesia Super League (ISL) musim ini. Saat kompetisi masih menyisakan dua laga bagi Persib, Sergio sudah mengoleksi 21 gol untuk tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat ini.
 
Sebagai asisten pelatih Persib, Sutiono tahu betul berbagai kelebihan yang dimiliki Sergio. Menurutnya, sisi paling mematikan dari tubuh Sergio adalah tendangan kaki kiri. Namun, itu bukan satu-satunya senjata yang dimiliki pemain berdarah Belanda ini. Etika yang baik di lapangan pertandingan, ditambah sikap low profile di luar arena, menjadi daya tarik tersendiri yang menyedot perhatian pecinta sepakbola, terutama Bobotoh.
 
"Dia punya naluri gol cukup tinggi. Selain shooting kaki kiri yang tajam, sundulan kepalanya juga sangat baik karena ditopang postur tubuh tinggi. Tapi sebagai goal getter, dia juga tidak memiliki rasa egois tinggi. Jika ada teman yang memiliki posisi lebih menguntungkan, ya dia kasih," ucap Sutiono.
 
Dia berharap, adanya catatan baru dalam jumlah gol yang disumbangkan bagi Persib, bisa menjadi motivasi besar. Terutama untuk para pemain yang mendapat posisi di sector penyerangan. "Semua pemain harus tetap professional, focus latihan, dan semakin termotivasi dengan berbagai catatan yang pernah didapat pemain Persib terdahulu. Agar bisa memberi kontribusi semaksimal mungkin untuk tim ini," tutur Sutiono.
 
Sergio sendiri mengaku tak menyangka bisa memberi warna baru dalam perjalanan tim kebanggaan Bobotoh ini. Meski gelar juara musim ini urung dibawa pulang ke Bandung, dia berharap sumbangan golnya untuk Persib bisa menjadi sedikit pengobat bagi para pendukung. "Di tim sekelas Persib, sudah seharusnya striker bisa menyumbang banyak gol. Masih ada peluang untuk saya menambah catatan gol musim ini, semoga bisa," tuturnya.
(Gugum Rachmat/Koran SI/dit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/09/05/49/860925/sosok-sergio-di-mata-sutiono