Akhirnya, Presiden FIFA Minta Maaf Pada Ronaldo

MADRID - Presiden FIFA, Sepp Blatter, akhirnya meminta maaf kepada Cristiano Ronaldo dan Real Madrid. Hal ini menyusul pernyataannya yang membandingkan Ronaldo dengan pemain Barcelona, Lionel Messi.

Saat jadi pembicara di Oxford Union, Blatter mencoba membandingkan Ronaldo dan Messi. Dia menyebut bahwa Messi adalah sosok pemain yang hebat dan baik, sedangkan Ronaldo adalah komandan lapangan yang sering menghabiskan banyak uang untuk rambutnya.

El Real pun langsung memberikan reaksi keras atas pernyataan dan sikap Blatter tersebut. Bahkan, pelatih Carlo Ancelotti menilai Blatter tak memiliki rasa hormat kepada pemain profesional.

Hingga akhirnya, Blatter pun mengucapkan permohonan maafnya kepada Ronaldo lewat Twitter. Pria asal Swiss tersebut mengatakan bahwa dirinya tak pernah bermaksud untuk menyerang pemain Timnas Portugal tersebut.

"Yang terhormat @Cristiano. Saya meminta maaf jika Anda kecewa dengan jawaban saya dalam sebuah acara pribadi, Jumat (25/10/2013). Saya tidak pernah bermaksud untuk menyerang Anda," tulis Blatter.

"Saya merupakan anggota kehormatan di Real Madrid @Cristiano dan menjelaskan bahwa kami telah memiliki banyak pemain bertalenta, salah satunya adalah Anda," sambungnya.

Tak hanya itu saja, Blatter yang kini berusia 77 tahun tersebut juga mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Madrid, Florentino Perez, yang sebelumnya menyuratinya untuk melakukan keluhan. Kubu Madrid pun langsung melansir surat dari Blatter tersebut.

"Yang terhormat Presiden (Perez), saya telah menerima surat Anda hari ini, yang isinya cukup mengejutkan saya," buka Blatter dalam suratnya.

"Saya ingin mengklarifikasi, bagi saya Ronaldo memiliki level sama dengan Messi dan mereka berdua adalah pemain-pemain luar biasa, masing-masing dengan cara mereka sendiri."

"Saya menyesal jika situasi yang terjadi dalam acara di universitas menyebabkan Anda sangat menderita dan saya meminta maaf untuk hal tersebut."

"Saya tidak pernah berniat ingin memberi ketidaknyamanan atau menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada Real Madrid, salah satu dari pemainnya atau fans. Tidak hanya karena klub ini adalah klub pendiri FIFA, tetapi juga klub ini yang sudah saya ikuti dan kagumi sejak masih muda," tutup pria yang telah bekerja untuk FIFA sejak 1975 ini.

(min)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/30/46/889360/akhirnya-presiden-fifa-minta-maaf-pada-ronaldo