Inter Tertahan di Bergamo

BERGAMO – Atalanta sukses menahan tamunya Inter Milan saat menjamu tim asuhan Walter Mazzarri itu di Stadio Atleti Azzurri d'Italia dalam lanjutan pekan ke-10 Serie A musim ini, dini hari tadi. Pertandingan berlangsung sengit dengan jual beli serangan terjadi antara kedua tim.
 
Akan tetapi satu gol yang dicetak oleh masing-masing pemain dari kedua tim, Ricky Alvarez dan German Dennis di babak pertama menjadi hasil akhir dari pertandingan dengan skor 1-1.
 
Kedua tim sama-sama mengusung misi meraih tiga poin di pertandingan ini. Atalanta
sebagai tuan rumah menargetkan kemenangan atas Inter usai mengalami kekalahan tipis dari Sampdoria akhir pekan lalu. Sementara Inter berharap dapat kembali melanjutkan kemenangannya usai sukses membekuk Hellas Verona dengan skor 4-2 di pertandingan sebelumnya.
 
Meskipun tampil mendominasi pertandingan, Inter gagal meraih kemenangan di pertandingan ini. Atalanta sebagai tuan rumah juga tidak tampil mengecewakan, barisan pertahanan solidnya dini hari ini sukses menjadi mimpi buruk bagi para penyerang Inter yang kesulitan menembus pertahanan Atalanta.
 
 
Jalannya Pertandingan:
 
Babak Pertama
 
Atalanta sebagai tuan rumah langsung memberikan tekanan kepada Inter lewat tendangan keras dari Cigarini di menit ke-3, akan tetapi usahanya itu membentur mistar gawang Handanovic.
 
Selang tiga menit, Inter ganti menyerang lewat Guarin yang menerima umpan datar dari Jonathan. Akan tetapi tendangan kerasnya masih bisa diblok oleh barisan pertahanan Atalanta.
 
Memasuki menit ke-10, Atalanta hampir saja membuka keunggulan lewat sundulan Cigarini usai menerima bola muntah hasil tendangan bebas yang ditepis Handanovic. Akan tetapi Guarin berhasil menghalau bola dengan cepat.
 
Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu skuad Mazzarri pun hadir. Alvarez sukses mencetak gol pembuka Inter di menit ke-16 lewat tendangan keras kaki kirinya usai menerima umpan dari sundulan yang diarahkan oleh Palacio. Inter sementara unggul 1-0.
 
Tertinggal lebih dulu tidak membuat Atalanta kehilangan semangat. Di menit ke-23, Yepes hampir saja berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulannya yang masih mampu digagalkan oleh Handanovic.
 
Di menit ke-25, Dennis akhirnya sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan usai menerima umpan dari Morales. Kedudukan sementara 1-1.
 
Memasuki menit ke-33, Carmona nyaris membuat Atalanta berbalik unggul lewat tendangan kerasnya dari jarak jauh. Sayang Handanovic masih sigap di bawah mistar gawang Inter.
 
Di menit 40, Nagatomo nyaris mencetak gol lewat sundulannya usai menerima umpan dari Jonathan di sisi kanan pertahanan Atalanta. Sayang peluangnya harus membentur tiang.
 
Selang tiga menit kemudian, giliran Cambiasso yang mencoba peruntungan lewat tendangan keras dari jarak jauh. Namun Cosigli masih mampu menepis tendangan itu.
 
Kedua tim saling jual beli serangan dan tampil saling menekan satu sama lain. Pertandingan berlangsung seru, namun sampai istirahat turun minum skor tetap tidak berubah, kedudukan masih imbang 1-1.
 
Babak Kedua
 
Di babak kedua Inter memasukan Carrizo menggantikan Handanovic di bawah mistar gawang. Selain itu, pertandingan juga berjalan dengan tempo lambat karena lapangan dalam kondisi sangat basah seiring turunnya hujan deras di pertandingan itu.
 
Pertandingan baru berjalan tiga menit, Cambiasso lagi-lagi mencoba melepaskan tembakan jarak jauh karena sulitnya pertahanan Atalanta ditembus barisan penyerang Inter. Sayang tendangannya masih melambung.
 
Di menit ke-50, giliran Guarin yang kembali mencoba melepaskan tendangan kerasnya. Namun tendangan masih jauh dari sasaran.
 
Di menit ke-57, Kovacic mencoba tendangan keras dari jarak jauh ke arah gawang Cosigli. Namun sayang tendangan masih mampu di blok barisan pertahanan Atalanta.
 
Atalanta terlihat bermain keras di babak kedua, terbukti diganjar kartu kuningnya Canini di menit ke-59, setelah melakukan pelanggaran terhadap Guarin yang berhasil melewatinya.
 
Selang satu menit, Palacio berhasil membobol gawang Cosigli akan tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit karena pemain asal Argentina itu dianggap telah berada dalam posisi offside.
 
Memasuki menit 63, giliran Alvarez yang mendapat peluang emas setelah berhasil meloloskan diri ke dalam kotak penalti lewat sisi kiri pertahanan Atalanta. Sayang Alvarez terlalu memaksakan diri melakukan tembakan lewat sudut sempit bukannya memberikan umpan ke arah di mulut gawang.
 
Di menit ke-70, Mauro Icardi yang baru saja masuk menggantikan Guarin hampir saja mencetak gol lewat tendangan keras dari luar kotak penaltinya. Sayang sepakannya itu masih membentur tiang gawang Cosigli.
 
Memasuki 10 menit jelang laga berakhir, Inter terus menekan pertahanan Atalanta lewat peluang yang diciptakan Icardi yang berhasil meloloskan dari dari penjagaan pemain Atlanta. Namun sayang penyerang muda Argentina itu sudah terjebak dalam posisi offside.
 
Selang tiga menit, Atalanta bukan tidak memiliki peluang. Yepes berhasil lepas dari pengawalan pemain bertahan Inter saat Atalanta mendapat tendangan sudut. Sayang peluangnya itu masih berhasil diamankan Carrizo.
 
Tuntutan membawa pulang tiga poin menjadi motivasi khusus bagi inter untuk tetap mengamankan posisinya di empat besar klasemen sementara Serie A. Satu menit jelang laga berakhir dalam waktu normal, pemain Inter kembali mengurung pertahanan Atalanta.
 
Tambahan waktu tiga menit yang diberikan wasit tetap tidak merubah skor di pertandingan ini. Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan kedudukan masih tetap sama 1-1.
 
Susunan Pemain:
 
Atalanta: 47. Consigli; 2. Stendardo, 33. Yepes, 13. Canini, 77. Raimondi, 17. Carmona, 21. Cigarini (18.Daniele Baselli '74), 28. Brivio, 11. Moralez (8.Giulio Migliaccio '81), 7. Livaja (89.Guido Marilungo '65), 19. Denis.
 
Inter Milan: 1. Handanovic (30.Juan Pablo Carrizo '46); 35. Rolando, 25. Samuel, 5. Juan Jesus, 2. Jonathan (21.Saphir Taider '85), 13. Guarin (9.M. Icardi '66), 19. Cambiasso, 11. Alvarez , 55. Nagatomo, 10. Kovacic, 8. Palacio. (fit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/30/47/889032/inter-tertahan-di-bergamo