Panggung Matri

SELAIN Derby d'Italia yang mempertemukan Inter Milan dengan Juventus, duel AC Milan melawan Juve juga menjadi laga klasik yang paling dinanti di Serie A. Apalagi pada musim ini akan ada sosok yang paling disorot pada giornata ketujuh yang berlangsung di Juventus Stadium, Senin (7/10/2013) dini hari nanti WIB.
 
Sosok yang dimaksud datang dalam diri Alessandro Matri, yang dua musim lalu baru merasakan dua gelar scudetto-nya bersama si Nyonya Tua. Namun dengan cepat kostum Matri berubah dari Hitam-Putih menjadi Merah-Hitam, lantaran Milan merekrutnya setelah Juve kelebihan stok striker. Tentu laga ini pantas disebut Panggung Matri.
 
Datangnya Carlos Tevez dan Fernando Llorente pada bursa transfer musim panas lalu menjadi penyebab mengapa Matri tak bisa masuk dalam rencana Antonio Conte pada musim 2013-2014. Meski sang pemain merupakan sosok penting bagi Conte di kala attacante lain hilang akal dalam menjebol gawang lawan.
 
Kini dengan berkostum Rossoneri, Matri tentu ingin membuktikan bahwa keputusan manajemen Juve dalam melepasnya adalah salah besar. Tentunya ada hasrat besar untuk membobol gawang Gianluigi Buffon bagi pemain berusia 29 tahun itu.
 
Kans Matri untuk turun sebagai starter juga besar, lantaran striker Stephan El Shaarawy terancam tak bisa merumput, usai cedera yang dialami pemain berjuluk Firaun Kecil. Senasib dengan El Shaarawy, striker Giampaolo Pazzini juga belum sembuh dari cederanya.
 
Tak hanya itu, Mario Balotelli juga bakal absen karena masih menjalani sanksi tiga pertandingan, pascaprotes keras terhadap wasit di laga melawan Napoli tiga pekan silam. Praktis cuma tersedia Matri, Robinho, dan M'Baye Niang yang bisa diturunkan Massimiliano Allegri saat bertandang ke Turin nanti.
 
Dorongan besar yang diemban oleh Matri juga bisa dimanfaatkan Allegri untuk bisa bangkit dari inkonsistensi permainan mereka, yang pada dua laga sebelumnya di Serie A, hanya bisa meraih empat poin saja. Satu-satunya kemenangan diraih Milan saat menang atas Sampdoria 1-0 lewat gol semata wayang Valter Birsa.
 
Di sisi lain, Conte wajib ekstra waspada dan harus bisa memendam hasrat Matri yang ingin mengobrak-abrik lini pertahanannya. Terlebih pada beberapa laga belakangan ini, pertahanan Juve dinilai keropos.
 
Pada enam giornata Serie A saja sisi pertahanan Juve yang biasa diisi trio Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini, telah kebobolan empat gol. Sedangkan di kancah Liga Champions, dari dua laga yang dipertandingkan, Buffon harus mengangkat bola sebanyak tiga kali dari sarangnya.
 
Juve juga tergolong mendapatkan kemenangan 'Susah Payah' kala menghadapi lawan yang berada di bawah mereka. Tercatat Bianconeri hanya menang 2-1 atas Chievo dan hanya mencetak satu gol saat menaklukkan Torino akhir pekan lalu.
 
Seperti halnya Allegri yang dipusingkan dengan beberapa pemainnya yang cedera, Conte juga dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain pentingnya. Stephan Lichsteiner dan Mirko Vucinic yang mengalami cedera saat melawan Galatasaray dalam lanjutan Liga Champions midweek lalu.
 
Sementara dari enam pertemuan terakhir, Juve lebih unggul dari Milan. Di mana si Nyonya Tua ini telah mengemas tiga kali dan I Diavolo Rosso hanya sekali menang, sisanya berakhir imbang.
 
Prediksi: Juventus 55-45 AC Milan
 
Prakiraan Formasi
Juventus: Buffon, Barzagli, Bonucci, Chiellini, Isla, Vidal, Marchisio, Pogba, Asamoah, Pirlo, Tevez, Giovinco
 
Milan: Abbiati, Abate, Mexes, Zapata, Constant, Muntari, Nocerino, De Jong, Poli, Robinho, Matri
(fir)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/04/282/876571/panggung-matri