Persiapan Awal Timnas U-19 Digelar di Malang

JAKARTA - Tim nasional (timnas) U-19 yang akan berlaga di putaran final Piala AFC U-19 2014 di Myanmar, mulai merancang program awal. Setelah berdiskusi dengan Badan Tim Nasional (BTN), Kota Batu, Malang, Jawa Timur, dipilih jadi lokasi pelatihan nasional (pelatnas) tahap awal timnas Garuda Jaya, julukan timnas U-19, mulai 9 November mendatang.

Performa menanjak Evan Dimas dkk. bersama timnas U-19, memang mampu mencuri perhatian banyak pihak. Timnas Garuda Jaya dinilai memiliki potensi besar untuk mengantar sepakbola Indonesia kembali berprestasi, setelah keluar sebagai juara Piala AFF U-19 2013 dan mampu tampil heroik dengan lolos ke putaran final Piala AFC U-19.

Nakhoda timnas U-19, Indra Sjafri, dan jajarannya, selama dua hari ini, Selasa dan Rabu, memang terus melakukan pertemuan dengan tim High Performance Unit (HPU) BTN. Dalam pertemuan tersebut, Indra kembali menegaskan untuk membagi tiga tahap pelatnas. Yakni fase general, fase spesifik, dan pra kompetisi.

Untuk fase general, Indra memilih Batu, Malang, sebagai lokasi pelatnas. Sedangkan untuk fase spesifik, pelatih asal Padang ini lebih memilih menggelarnya di UNY, Yogyakarta. Adapun untuk fase pra kompetisi, homebase tetap di Yogya. Akan tetapi ada sistem moving, dimana para pemain timnas U-19 akan menjalani serangkaian uji coba atau melakoni turnamen di dalam maupun luar negeri.

"Untuk teknis pra kompetisi, saya serahkan implementasinya ke BTN. Karena saya sebagai pelatih tidak akan berhubungan dengan para pihak yang akan terlibat dalam uji coba-uji coba tim. Saya hanya memberi syarat dan kualifikasi ke BTN. Selanjutnya BTN yang menjalankan sehingga kegiatan itu terlaksana," ungkap Indra, seperti dalam rilis yang disebarkan BTN, kemarin.

"Terkait banyak pihak yang mengontrak, saya ingin berujicoba dengan timnas U-19, saya ini pelatih dan saya dikontrak oleh BTN. Timnas itu di bawah institusi. Saya tegaskan, silakan berhubungan dengan institusi. Saya fokus melatih dan memastikan target yang telah saya sampaikan, yakni lolos Piala Dunia U-20 di Selandia Baru bisa tercapai," lanjutnya.

Terkait keinginan pihak-pihak luar ikut campur soal kelangsungan timnas Garuda Jaya, ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mempersilakan semua stakeholder yang berniat ingin memberikan dukungan kepada timnas. Tapi semuanya harus dilakukan lewat mekanisme berkomunikasi langsung dengan PSSI.

"Silakan saja kalau mau mendukung timnas. Apakah itu sponsorship atau kerjasama lainnya. Tetapi jangan langsung ke tim. Karena tim ini tugasnya fokus pelatnas. Temui saja Sekjen (Sekertaris Jenderal) PSSI, nanti pasti tersirkulasi ke bidang terkait. Apakah itu ke BTN, atau ke direktorat bisnis PSSI," ungkap La Nyalla.

Soal rangkaian tiga aspek persiapan pelatnas jangka panjang timnas U-19, La Nyalla menyatakan dukungannya. BTN pun mempersilahkan Indra, untuk mengajukan apa-apa saja elemen-elemen penting yang harus dimiliki timnas Garuda Jaya dalam menjalani proses persiapan.

"Saya sudah dapat laporan dari sekretaris BTN, poin-poin dalam pertemuan dua hari itu. Prinsipnya saya setuju, dan dapat dilakukan. Soal biaya, sedang dihitung oleh tim HPU. Termasuk permintaan Indra untuk membeli beberapa peralatan dan perlengkapan pendukung pelatnas," tutup La Nyalla. (Decky Irawan Jasri/Koran SI/acf)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/30/51/889578/persiapan-awal-timnas-u-19-digelar-di-malang