Raksasa Bavaria Menantang Sejarah Baru

MUNICH – Tak hanya dua kali berturut-turut. Bayern Munich malah pernah meraih gelar Eropa tiga musim beruntun. Tapi masalahnya itu sudah lama sekali terjadi, tepatnya ketika kompetisi antar klub-klub Eropa bertajuk European Champions Club's Cup.
 
Tepatnya pada 1974 hingga 1976. Memang belum se-mentereng Real Madrid yang memegang rekor tertinggi, lima kali juara Eropa berturut-turut (1956-1960). Tapi ketika kompetisi sudah bertransformasi menjadi Liga Champions, belum ada satu pun sang juara yang mampu mempertahankan gelarnya sekali pun.
 
Bayern ingin menantang rekor itu. Mittelfeldspieler (gelandang) Bastian Schweinsteiger mengaku pede untuk menuliskan sejarah baru, di bawah asuhkan pelatih anyar mereka, Josep Guardiola.
 
"Saya masih punya target besar bersama Bayern. Kami sudah meraih segalanya di pentas domestik, tapi kami belum meraih apa yang belum pernah dicapai tim manapun – mempertahankan titel Liga Champions. Sekarang dengan pelatih baru kami, segalanya jadi mungkin untuk mempertahankan gelar," seru Schweini – sapaan akrab Schweinsteiger.
 
Lebih jauh, Schweini juga sedikit menyinggung masa depannya jika kariernya sudah memasuki masa senja. Layaknya para legenda Bayern saat ini, Schweini juga mengaku bahwa dirinya berpikir suatu saat, akan duduk di berbagai jabatan yang saat ini ditempati Uli Hoeneβ atau Karl-Heinz Rummenigge di klub.
 
"Sulit memprediksikan apa yang akan terjadi tiga tahun dari sekarang. Tapi mungkin akan jadi hal yang lucu jika 30 tahun ke depan, Philipp Lahm, Thomas Muller dan saya memimpin Bayern seperti Hoeness dan Rummenigge sekarang ini," lanjutnya kepada ESPN, Kamis (31/10/2013).
 
"Thomas mungkin yang akan sering banyak bicara, serta Philipp dan saya yang akan mengontak para relasi klub dan para pemain baru," tutup Schweinsteiger.
(raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/31/261/889904/raksasa-bavaria-menantang-sejarah-baru