Sebut Lizarazu "Gelandangan", Evra Ditanyai FFF

PARIS - Bek Manchester United Patriece Evra tengah berurusan dengan Federasi Sepakbola Perancis (FFF) terkait serangannya kepada beberapa komentator saat wawancara di sebuah stasiun TV.
 
Isu ini mencuat saat peraih juara Piala Dunia 1998 bersama Perancis mengeluarkan pernyataan tentang Bixente Lizarazu dan tiga pakar lainnya dengan sebutan "gelandangan" pada program TV Perancis Telefoot.
 
Evra tidak senang dengan empat komentator itu yang secara negatif mengomentari perannya membakar semangat para pemain Prancis di saat turun minum, ketika Les Bleus menghadapi Belarusia di kualifikasi Piala Dunia.
 
Winger Prancis, Franc Ribery, sebelumnya mengungkapkan bahwa kemenangan 4-2 timnya atas Belarusia juga tak lepas dari peran Patrice Evra mengobarkan semangat bertanding mereka, saat jeda turun minum.
 
Pelatih Prancis Didier Deschamps juga mengiyakan bahwa Evra salah satu pemain yang ikut bersuara, meski sedang menjadi pemain cadangan. "Ya banyak yang ikut bicara salah satunya Evra, meski dia tidak bermain.Dia punya peran penting," kata Descamps.
 
Di babak pertama, Prancis sempat tertinggal 0-1, namun akhirnya balik unggul 4-2 hingga pluit akhir pertandingan berbunyi.
 
Evra membalas komentar itu usai Prancis menjungkalkan Finlandia 0-3. Bek Manchester United itu menuding empat komentator, yang salah satunya adalah Lizarazu itu, ingin menghancurkan reputasinya. Ia pun menyebut mereka sebagai "gelandangan".
 
Ketika itu dia menanggapi, " Saya tidak tahu apa yang diserang Lizarazu terhadap diri saya. Saya dua kali dipilih sebagai bek terbaik dunia, empat kali sebagai bek terbaik di Premier League. Sedangkan dia? Saya sendiri tidak pernah tahu apakah dia pernah dipilih sebagai bek terbaik dunia," ucap Evra, seperti dikutip Worldgame.
 
"Saya dipanggil kembali ke timnas, semua orang menyalami saya. Kemudian Thierry Henry berkata padanya, 'Liza ini adalah lawanmu', dan Lizarazu melihatku dan berkata, 'Mengapa? Apakah ada yang memberitahu bahwa aku telah pensiun?"Orang-orang memiliki kesan yang baik terhadap saya, dan bukan para pakar 'gelandangan' yang mengotori citra diri saya. Mereka harus berhenti membohongi rakyat Prancis," ujarnya.
 
Mantan pemain timnas Prancis 1992-2004 Lizarazu merespons tak kalah sinis. "Bahkan saat laga pertamanya, saya sudah tidak ada di sana (di dalam skuad). Dan ya, benar saya pernah dipilih sebagai bek terbaik dunia. Dia menyalahkan kami bahwa kami yang mengotori citra dirinya tapi dia sendiri melakukan itu dengan sangat baik. Melihat timingnya, itu menyebalkan," balasnya.
 
FFF melalui Presiden Noel Le Graet mengatakan pihaknya tidak melihat Evra melakukan serangan kepada federasi, tim nasional ataupun pemain. Namun FFF tetap akan meminta penjelasan Evra terkait komentarnya yang mengundang kontroversi itu.
(fit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/21/51/884591/sebut-lizarazu-gelandangan-evra-ditanyai-fff