Tetap Pede Tanpa RD

MALANG - Ambisi pelatih Rahmad Darmawan untuk mendapatkan gelar bersama Arema Cronous kemungkinan tak kesampaian. Sebab Arema menyatakan siap melepas pelatih asal Lampung tersebut jika lebih memilih konsentrasi ke tim nasional (Timnas) U-23.
 
Rahmad Darmawan sudah melewatkan lima pertandingan bersama Arema sejak menangani Timnas U-23, yakni empat pertandingan di Menpora Cup dan satu laga persahabatan lawan Eintracht Frankfurt II. Mencatat lima kemenangan tanpa pelatih bersapa RD, Arema tetap percaya diri (PD) jika nantinya memakai pelatih lain.
 
CEO Arema Cronous Iwan Budianto menuturkan, pihaknya sangat menghormati keputusan RD jika lebih memilih Timnas U-23. Menurutnya tugas menangani timnas juga tidak boleh diabaikan. Arema akan ikhlas (kehilangan RD). Karena tugas Negara juga sangat penting, tutur Iwan Budianto.
 
Pria yang pernah menjadi manajer Persik Kediri ini menceritakan, dulu saat RD ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-23 sebenarnya Arema siap dengan segala konsekuensi. Termasuk jika harus ditinggalkan pelatih yang membawa Singo Edan runner up Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 itu.
 
"RD terus berkomunikasi dengan manajemen Arema seputar tugasnya yang rangkap. Jadi di sini akan saya jelaskan bahwa sekarang semuanya tergantung RD sendiri. Arema tidak keberatan dia memilih Timnas U-23 karena memang itu tugas yang tidak ringan," tutur IB, sapaan akrab Iwan Budianto.
 
Kendati siap ditinggalkan RD, dirinya mengaku belum menyiapkan pengganti untuk menempati kursi kepelatihan. Semuanya baru akan dibicarakan secara serius jika pelatih yang pernah sukses bersama Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu benar-benar memastikan pilih Garuda Muda.
 
Arema sendiri cukup nyaman walau tanpa RD selama turnamen Menpora Cup dan laga internasional lawan Eintracht Frankfurt. Klub pujaan Aremania mampu menyelesaikan semua pertandingan dengan kemenangan di bawah penanganan asisten pelatih Joko Susilo.
 
Joko mendapatkan pujian dari berbagai pihak karena kinerjanya yang sempurna selama mengisi posisi pelatih kepala. Joko mempersembahkan trofi Menpora Cup yang menjadi gelar pertama Arema sejak menjuarai ISL pada musim 2009-2010 silam.
 
Lalu, bagaimana sikap RD setelah diberi kebebasan memilih oleh klubnya? Hingga sekarang dia masih belum membuat keputusan. Pelatih berkalung dua gelar ISL tersebut masih pilih konsentrasi ke pemusatan latihan Timnas U-23 di Yogyakarta yang diproyeksikan untuk SEA Games.
 
"Saya akan menangani Timnas U-23 hingga Desember dan sampai sekarang belum membuat keputusan. Untuk keputusan memilih Arema atau Timnas, pasti nanti saya akan memberikan kepastian. Yang jelas Arema sudah melakukan tugas dengan sempurna ketika saya tidak di Malang," sebut RD.
 
Sementara, dari bursa transfer, Arema Cronous saat ini tengah melakukan pendekatan terhadap Titus Bonai dan Ahmad Bustomio. Nama terakhir sudah sangat dikenal Aremania karena pernah menjadi bagian skuad Singo Edan saat menjarai ISL 2009-2010.
 
Kebetulan Tibo dan Cimot, sapaan akrab kedua pemain itu, tengah berada di Kota Batu untuk pemusatan latihan tim nasional senior. Kesempatan itu coba dimanfaatkan Arema untuk melakukan pendekatan karena keduanya dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
(Kukuh Setiawan/Koran SI/raw)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/09/49/878782/tetap-pede-tanpa-rd