"Tim Memang Belum Sempurna, tapi Insa Allah Menang"

JAKARTA – Tim nasional (timnas) U-19 sama sekali tidak gentar berhadapan dengan Korea Selatan (Korsel) pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala AFC U-19, nanti malam. Menang yang berarti lolos keputaran final Piala AFC U-19 Myanmar 2014, menjadi incaran Evan Dimas dkk.

Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, partai menentukan siap dilakoni skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19. Sikap optimis ditunjukan nahkoda timnas U-19, Indra Sjafri, walaupun Lim Seunggyeom ddk berstatus juara bertahan Piala AFC U-19 tahun lalu.

Indra pun mengakui, laga pamungkas kontra Korsel jadi ujian sesungguhnya bagi tim Garuda Jaya. Walaupun di dua pertandingan sebelumnya di Grup G, timnas U-19 selalu tampil heroik dengan menundukan Laos, 4-0, (8/10), dan kembali mencatatkan kemenangan, 2-0, dari Filipina, (10/10).

"Memang tim ini belum sempurna dan masih ada kelemahan. Grafik permainan pertama dan kedua akan kami jadikan satu evaluasi untuk pertandingan ketiga kontra Korsel. Tapi InsyaAllah kami akan menang, dan keluar sebagai juara grup," ungkap Indra.

Tim besutan Kim Sang Ho, memang jadi favorit utama di Grup G. Fakta itu pun dibuktikan dengan tampil digdaya di dua laga awal Grup. Agregat, 9-1, yang diukir Taeguek Warrior, julukan Korsel, didapat dengan berhasil melibas Filipina empat gol tanpa balas, dan menundukan Laos, 5-1.

Belum lagi sejarah mentereng Korsel dikancah Piala AFC U-19. Sejak ajang tersebut diputar pada tahun 1959, Korsel sudah 12 kali menjadi yang terbaik. Prestasi tertinggi yang dicatatkan Korsel diajang Piala AFC U-19 sendiri, terjadi pada periode 1970 sampai 1980-an. Dengan tiga kali keluar sebagai juara secara beruntun (1978, 1980, dan 1982).

Indra sendiri tegas menekankan, jika timnas U-19 tetap memiliki peluang besar meumpuhkan Korsel. Apalagi pelatih asal Padang, Sumatra Barat, tersebut, melihat ada grafik menurun dalam dua laga Taeguek Warriors di Grup G. Dan celah itulah yang akan coba dimaksimalkan timnas U-19.

"Saya melihat statistik permainan mereka (Korsel) di pertandingan kedua, cendrung menurun dari pada di pertandingan pertama. Tapi saya akui, jika belum ada kesimpulan dari kami soal Korsel. Soal bagaimana cara kami menghadapi Korsel, akan kami diskusikan," jelas pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Indra sendiri memiliki pengalaman sendiri soal Korsel. Saat masih menukangi tim Piala Pelajar 2012, tim besutannya ditekuk Korsel dengan skor tipis, 2-1. Saat itu, gol tim pelajar Indonesia dicetak bomber tim Garuda Jaya yang saat ini memperkuat Persekap Pasuruan, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Walau di atas kertas lebih diunggulkan, Korsel tetap melihat timnas U-19 sebagai ancaman. Permainan cepat timnas U-19 terutama dari kedua sektor sayap, akan coba diantisipasi oleh pelatih Korsel. Bagaimana cara meredam kecepatan pemain tim Garuda Jaya, akan jadi fokus antisipasi Korsel.

"Indonesia memiliki pemain cepat. Tapi kami juga memiliki pemain yang tidak kalah cepat. Dan dalam pertandingan nanti, kami sangat mewaspadai permainan cepat Indonesia. Besok (hari ini), tentu saja akan jadi pertandingan besar bagi kedua tim," papar Kim Sang Ho, selepas menjalani latihan di Lapangan Timnas, Jakarta, kemarin.

Perakiraan Susunan Pemain ;
Indonesia (4-3-3) :

Ravi Murdianto; Muhamad Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Fatchu Rochman, Putu Gede Juni Antara; Evan Dimas, Zulfiandi, Muhammad Hargianto; Maldini, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh
Pelatih ; Indra Sjafri

Korea Selatan (4-4-2) ;

Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Park Inhyeok, Lee Jeongbin, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Kim Shin, Shim Jehyeok
Pelatih ;Kim Sang Ho

Empat Pilar Penting Indonesia vs Korea Selatan :
Indonesia :
Penjaga Gawang ;
Nama ; Ravi Murdianto
Klub ; Perserang Serang
Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/0 *Keterangan ; Dua kali main belum kebobolan
Pemain Belakang ;
Nama ; Hansamu Yama Pranata
Klub ; Deportivo Indonesia (Uruguay)
Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/0
Pemain Tengah :
Nama : Evan Dimas Darmono
Klub : Persebaya 1927
Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/1
Pemain Depan :
Nama : Muchlis Hadi Ning Syaifulloh
Klub : Persekap Pasuruan
Statistik Pertandingan di Gruo G ; 2/2
Korea Selatan :
Penjaga Gawang :
Nama : Lee Taehui
Statistik Pertandingan di Grup G : 2/1 *Keterangan dua kali main, satu kali kebobolan
Pemain Belakang :
Nama : Lim Seunggyeom
Statistik Pertandingan di Grup G ;  2/0
Pemain Tengah :
Nama : Lee Jong Bin
Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/3
Pemain Depan :
Nama : Hwang Hee Chan
Statistik Pertandingan di Grup G : 2/4 (Decky Irawan Jasri/Koran SI/min)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/10/11/51/880607/tim-memang-belum-sempurna-tapi-insa-allah-menang