Wenger: Selain Klub, Pelaku Rasial Harus Dihukum

LONDON – Bos Arsenal, Arsene Wenger meminta Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) untuk melacak pelaku penghinaan rasial terhadap pemain Manchester City, Yaya Toure pada pertandingan ketiga penyisihan Grup D Liga Champions di Arena Khimki Stadium 24 Oktober.

Walaupun CSKA Moskow sudah diberi sanksi tanpa penonton di sektor D Arena Khimki Stadium, saat menjamu Bayern Munich pada 27 November, namun menurut Wenger hukuman yang lebih berat harusnya diberikan kepada pelaku yang bertanggung jawab bukan kepada klub.

"Menurut saya akan lebih adil saat suporter yang menganiaya orang lain (Yaya Toure) dengan nyanyian rasisnya dihukum lebih berat dari pada hukuman kepada klub," ujar Wenger seperti yang dilansir Dailystar, Jumat (2/11/2013).

Wenger yang juga pernah tertarik merekrut Yaya Toure sejak umurnya masih berusia 15 tahun, itu meminta FIFA memanfaatkan teknologi dalam melacak provokator yang melontarkan teriakan rasial di lapangan.

"Sekarang kita memiliki teknologi untuk mengisolasi seseorang dengan nyanyian rasisnya kepada pemain dan saya rasa lebih adil kesalahan ini ditujukan kepada individu bukan kepada klub," tambahnya.

Pada bulan Mei lalu EUFA mengeluarkan aturan baru dalam menangani masalah rasial di lapangan.Bila insiden rasial kembali terjadi, maka CSKA bisa dijatuhi hukuman lebih berat, yakni bertanding tanpa penonton. Dan bila peristiwa itu terulang untuk ketiga kalinya, klub bisa dilempar dari turnamen.

UEFA juga menjatuhi denda 10 ribu pounds kepada Spartak Moskow, sedangkan rivalnya, Shinnik Yaroslavl juga menerima denda yang sama dengan tiga pertandingan tanpa penonton. Hukuman kepada dua klub Rusia ini dijatuhkan setelah kerusuhan yang meletus di Piala Rusia pada pertandingan kedua tim, Rabu lalu.
(fit)


source : http://bola.okezone.com/read/2013/11/02/261/891054/wenger-selain-klub-pelaku-rasial-harus-dihukum